Sabtu, 21/10/2017 15:37 WIB

Internasional

Polisi Filipina Eksekusi 145 Tersangka Utama Pengedar Narkoba

Kepolisian Nasional Filipina mengatakan sekitar 145 tersangka yang dicari karena terlibat dalam perdagangan narkoba tewas terbunuh dalam operasi kontra teror 

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat memberikan keterangan pers

Jakarta - Kepolisian Nasional Filipina mengatakan, sekitar 145 tersangka yang dicari karena terlibat dalam perdagangan narkoba tewas terbunuh dalam operasi kontra teror selama perang negara terhadap obat-obatan pada Juni lalu.

Polisi menambahkan, 105 kasus pembunuhan telah dicatat dan saat ini sedang diselidiki. Hingga september, lebih dari 8.000 tersangka yang dicari karena pelanggaran narkoba yang serius telah diidentifikasi, dimana 1.473 telah ditangkap, sementara 3.489 menyerah kepada pihak berwenang.

"Lebih dari 3.000 tersangka tersebut melarikan diri dari negara tersebut, sebagian menjalani rehabilitasi, dan lainnya meninggal," kata Camilo Pancratius Cascolan, direktur operasi untuk polisi Filipina

"Kebanyakan dari mereka hilang," tambahnya dilansir GMA News, Kamis (12/10)

Presiden Rodrigo Duterte memulai perang kontroversial terhadap obat-obatan pada Juni lalu, di mana ia melegalkan membunuh tersangka yang terlibat dalam perdagangan narkoba.

Sejak tindakan keras tersebut, lebih dari 1.300.000 tersangka telah menyerah dan setidaknya 113.900 penangkapan telah dilakukan, kata polisi Phillipine.

Organisasi hak asasi manusia menuduh perang obat bius telah membunuh 13.000 orang, sementara pihak berwenang Phillipinne mengatakan 3.850 telah tewas dalam operasi polisi sementara 2.290 telah dibunuh oleh pembunuh yang tidak diketahui.

TAGS : Filipina Narkoba Duterte




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...