Munaslub Partai Hanura resmi memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum). Sejumlah pengurus DPD Partai Hanura menilai OSO sebagai seorang pemimpin yang arogan.
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mendukung Munaslub yang digelar kubu Sarifuddin Sudding. Hasilnya, menetapkan Marsekal Daryatmo sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura.
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura kubu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sarifuddin Sudding secara resmi menetapkan Marsekal Madya (Purn) Daryatmo sebagai Ketua Umum (Ketum).
Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018, istilah mahar politik atau ongkos politik bagi kandidat calon kepala daerah menjadi polemik. Istilah mahar politik disebut menyudutkan Islam.
Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyatakan siap untuk menyerahkan mandat pimpinan Hanura kepada Wiranto.
Partai Hanura akan menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) minggu ini. Hal itu pasca pemecatan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) Partai Hanura.
Pengurus Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum). Alasan pemecatan OSO dinilai karena mencoreng nama baik partai terkait permintaan mahar politik.
Partai Hanura memanas dan antar pengurus saling pecat. Sejumlah elite Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketum Hanura. Dan OSO balik memecat Syarifuddin Sudding dari Sekjen Hanura.
Sejumlah elite Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura. Benarkah pemecatan OSO atas dorongan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto?
Sejumlah elite Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) Partai Hanura. Apa sebenarnya alasan pemecatan OSO?