Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersikap arif dan bijaksana dalam menyikapi sejumlah dugaan kecurangan Pemilu 2019.
Aparat kepolisian diimbau untuk tidak menggunakan pasal makar terhadap orang-orang yang hanya menyuarakan people power.
Fahri Hamzah hadir menjadi saksi kasus hoax dengan terdakwa rekannya sendiri, Ratna Sarumpaet. Apa isi kesaksiannya?
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut KPU, sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab dari peristiwa banyaknya petugas Pemilu yang meninggal dunia.
Presiden Jokowi diingatkan agar jangan sekali-kali melupakan sejarah atau Jas Merah terkait konsepsi ibu kota yang dirancang Bung Karno.
Korban meninggal dunia akibat pelaksanaan Pemilu serentak 2019 dikabarkan sudah mencapai 326 jiwa. Ratusan nyawa yang berjatuhan saat Pemilu 2019 menuai tanda tanya besar dari sejumlah pihak.
Terdakwa kasus hoaks penganiayaan, Ratna Sarumpaet sangat mengharapkan agar politikus Fahri Hamzah bisa hadir menjadi saksi yang meringankannya.
Sistem Pemilu serentak 2019 yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia harus menjadi evaluasi presiden Jokowi sebagai pengusul perubahan Undang-Undang Pemilu dan partai politik.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, pelaksanaan Pemilu serentak 2019 di Indonesia terburuk sepanjang sejarah di dunia. Sebab, sistem Pemilu kali ini telah merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menerima ribuan laporan dugaan kecurangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Sejumlah dokumen dugaan kecurangan itu akan dilaporkan ke pihak yang berwenang.