Nasir menuturkan, saat ini publikasi ilmiah bersertifikasi internasional yang dimiliki Indonesia berjumlah 16.528. Perolehan tersebut tidak terpaut jauh dari Malaysia
Menteri Nasir menyebut optimalisasi anggaran riset masih minim.
Mohamad Nasir menyebut, dewasa ini perekonomian nasional sebagian besar masih berbasis pada sumber daya alam semata.
Nasir melibatkan sejumlah perguruan tinggi untuk mengambil peran penting dalam rangka mendukung percepatan normalisasi
Mohamad Nasir meminta rektor mengawasi pelaksanaan orientasi pengenalan kampus (ospek) di perguruan tingginya masing-masing
Seorang pejabat militer Irak, Alaa Nasir mengungkapkan bahwa penyebab ledakan di gudang amunisi di kota Karbala tersebut masih belum diketahui.
Menteri Nasir mengapresiasi pemberian gelar doktor kehormatan oleh UPI ini
Mohamad Nasir menantang Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, supaya menghasilkan riset yang dapat digunakan sebagai bahan farmasi.
Nasir menyebut daya saing Indonesia cukup rendah yaitu di peringkat 36 dari 137 negara.
Masing-masing kementerian, menurut Nasir, mengambil peran yang berbeda dan tidak terkait satu sama lain.