Menurut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, pengurangan ini merupakan hasil evaluasi pemerintah terhadap hasil SNMPTN tahun-tahun sebelumnya.
Kendati sudah digadang-gadang sebagai formasi khusus, syarat CPNS untuk diaspora tak ada bedanya dengan syarat CPNS umum. Salah satunya persyaratan usia maksimal 35 tahun. Inilah, menurut Nasir, menjadi penyebab minimnya pendaftar CPNS diaspora tahun ini.
Nasir tak menyangkal saat ini memang ada kelebihan lulusan LPTK, seperti yang diutarakan oleh Muhadjir pada Selasa (16/10) kemarin. Namun itu teruntuk LPTK yang sifatnya umum, seperti ilmu kependidikan.
Menurut Nasir, pembelajaran daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ) merupakan hal yang sudah tidak bisa dihindari lagi, sebagai konsekuensi era Revolusi Industri 4.0
Muhadjir meminta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir supaya melakukan pembenahan terhadap seluruh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Nasir mengatakan, di luar kampus mahasiswa dipersilakan berpolitik praktis. Namun tidak halnya di dalam kampus
Mohamad Nasir memperingatkan mahasiswa agar tak ditunggangi kepentingan politik
Nasir menuturkan, saat ini publikasi ilmiah bersertifikasi internasional yang dimiliki Indonesia berjumlah 16.528. Perolehan tersebut tidak terpaut jauh dari Malaysia
Menteri Nasir menyebut optimalisasi anggaran riset masih minim.
Mohamad Nasir menyebut, dewasa ini perekonomian nasional sebagian besar masih berbasis pada sumber daya alam semata.