Menurut dia, pidato yang disampaikan Kapolri terkait kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat sangat tegas. Salah satunya terkait motif Irjen Ferdy Sambo melakukan perbuatan tersebut karena marah seteleh mendengar laporan dari istrinya dan dianggap telah menciderai harkat dan martabat keluarga.
Politikus PKS ini menegaskan, Mahfud MD telah memenuhi panggilan MKD untuk mengklarifikasi pernyataan yang bersangkutan terkait apakah benar ada keterlibatan anggota DPR dalam kasus dugaan pembunuhan berencana yang menjerat Ferdy Sambo.
Hal itu disampaikan Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR RI
"Waktu itu saya tanyakan, kamu bukan pelakunya,"
Kalau tidak dijelaskan, masyarakat pasti bertanya lagi, ada apa dengan kasus ini? kasus lain biasanya dengan gamblang motifnya disampaikan, tapi kenapa kasus ini harus menunggu persidangan?
Siapa figur Fahmi? Apa betul dia penasehat Pak Kapolri? Apa betul dia ikut menskenariokan, Pak? Nanti Pak Agus (Kabareskrim) juga Pak Irwasum juga tolong dijelaskan.
Berangkat dari keterangan Richard saat itu juga kami meminta salah satu anggota Timsus Kadivtik untuk menjemput saudara FS. Di saat awal FS masih belum mengakui, masih bertahan dengan skenario awal dan berdasarkan keterangan Richard akhirnya timsus memutuskan untuk melakukan penempatan khusus di Mako Brimob Polri.
Dalam penanganan kasus ini kami solid, pak. Kami diminta Pak Presiden mengusut tuntas jangan ragu-ragu dan ada yang ditutupi. Jangan turunkan kepercayaan publik kepada Polri untuk bisa mengungkap kasus ini.
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawati bakal diperiksa sebagai tersangka dalam pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, pekan ini.
Kapolri akui, Ramadhan tidak menguasai materi jumpa pers lantaran informasi yang diterimanya dari Divisi Propam Polri sudah direkayasa oleh Sambo.