Fredrich Yunadi memprotes Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak akan menghadirkan semua saksi dalam persidangan.
KPK mengultimatum Fredrich Yunadi untuk bersikap kooperatif selama proses persidangan di pengadilan Tipikor Jakarta.
Dalam rekaman telepon itu, tawaran `hantu gunung` ditawarkan oleh Viktor kepada Fredrich.
Tiga terdakwa kasus proyek e-KTP sebelumnya diperberat hukumannya saat melakukan upaya hukum lanjutan atas perkara yang menjeratnya.
Fredrich kemudian mempersoalkan mengapa Toyibi bisa membocorkan medical record tanpa seizin pasien dan dokter yang merawatnya.
Fredrich tiba-tiba sudah berada di sana. Padahal, Lobi untuk menunggu bagi tamu berada di depan dan lumayan relatif jauh dari Tower 3.
Menurut Fredrich, kata Bimanesh, Setya Novanto mengeluh pusing dan sempoyongan pasca dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara.
Bimanesh sendiri heran mengenai pernyataan Fredrich soal skenario itu.
Kata Hafil, Bimanesh saat itu mengaku mendapat telepon dari dr Alia bahwa Novanto akan dirawat di RS Medika Permata Hijau.
Fredrich didakwa bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo telah melakukan rekayasa medis terhadap Novanto ketika peristiwa kecelakaan.