Presiden Jokowi dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dikabarkan akan mendaftar sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) ke KPU.
Kiai NU memberikan mandat kepada Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) untuk Pilpres 2019 mendatang.
Menjelang pendaftaran pasangan capres-cawapres, sejumlah aktivis Pro Jokowi mendeklarasikan berdirinya Projo Karya. Deklarasi itu sekaligus menyampaikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai cawapres Jokowi.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merencanakan pertemuan dengan 50 Ulama Nahdlatul Ulama (NU) terkait mandat cawapres untuk Pilpres 2019.
Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) belum yakin Prabowo Subianto bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Partai Gerindra, PAN, PKS, dan PA 212 belum ada kesepakatan terkait calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 mendatang.
Dikatakan Iqbal, banyak pihak yang menanyakan kepadanya mengenai kabar Tito sebagai kandidat cawapres.
PAN masih terbelah terkait dukungan calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang. Dimana, sejumlah kader masih ada yang berharap untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.
Meski Partai Demokrat telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019, namun tidak demikian dengan Partai Amanat Nasional (PAN).