Dua hari jelang penutupan pendaftaran capres-cawapres di KPU, Presiden Jokowi belum juga menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi pada Pilpres 2019 mendatang. Siapa figur yang akan dipilih Jokowi?
PAN akan menggelar Rakernas, Kamis (9/8). Rakernas PAN digelar sehari sebelum penutupan pendaftaran capres-cawapres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Jelang berakhirnya pendaftaran calon Capres-Cawapres di KPU, Prabowo Subianto belum juga mengumumkan siapa yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 mendatang.
Kiai khos dan jumhur ulama Nahdlatul Ulama (NU) mendukung terbentuknya poros baru, jika dalam satu atau dua hari kedepan Presiden Jokowi tidak memutuskan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapres.
Mustayar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Najib Abdul Qodir mengultimatum Presiden Jokowi terkait kepastian menggaet Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai cawapres.
Sejumlah Kiai Nusantara menemui Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dalam rangka menetapkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapres untuk mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Bersamaan dengan jadwal pendaftaran di KPU, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah siap menerima laporan harta kekayaan para bakal calon Presiden dan Wakil Presiden mulai Sabtu (4/8).
Andreas tak membantah faktor JK memiliki andil dalam penentuan cawapres Jokowi. Nama JK sendiri disebut-sebut menjadi kandidat kuat cawapres Jokowi.
Bersamaan dengan jadwal pendaftaran di KPU, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah siap menerima laporan harta kekayaan pasangan Capres-Cawapres mulai Sabtu (4/8).
Partai koalisi pendukung Prabowo Subianto harus piawai dalam mendaur ulang pasangan Capres-Cawapres sebagai penantang Presiden Jokowi untuk berlaga pada Pilpres 2019 mendatang.