JAKARTA, Jurnas.com – Universitas Sahid (Usahid) bersama konsorsium lima perguruan tinggi di Jakarta mendorong sinergi inovasi digital dan pariwisata berkelanjutan dengan menggelar konferensi internasional The 8th International Conference on Community Development (ICCD) 2026 di Aula Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono, Kampus 1 Universitas Sahid, Jakarta (14/10/2026) lalu.
Kegiatan yang dimotori oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sahid ini merupakan kolaborasi akademik bersama BINUS University, Universitas Budi Luhur, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Mengusung tema “Synergizing Digital Innovation, Entrepreneurship, and Sustainable Tourism for Community Development: Strategies and Applications”, ICCD 2026 ini menjadi forum pertukaran keilmuan berskala global yang diikuti oleh 117 peserta dari kalangan akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan lintas negara.
Fokus utama konferensi diarahkan pada perumusan gagasan aplikatif serta solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pemberdayaan masyarakat di era transformasi digital.
Rektor Universitas Sahid, membuka acara secara resmi melalui opening speech. Dalam forum ini, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, M.T., serta mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, MBA, hadir memberikan pandangan strategis sebagai keynote speakers.
Momentum penting dalam perhelatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Sahid dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Usahid, Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si., bersama Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Bekraf RI, Dessy Ruhati.
Kolaborasi institusional ini bertujuan mengakselerasi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, riset terapan, pendidikan, dan pengabdian masyarakat berkelanjutan.
Melalui keterangannya, Selasa (3/11/2026), Ketua Pelaksana ICCD 2026 yang juga Kepala LPPM Universitas Sahid, Prof. Dr. Nafiah Ariyani, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ke-8 ini membuktikan konsistensi Usahid dalam memperkuat jejaring ilmiah internasional serta mendorong diseminasi riset yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
ICCD 2026 menghadirkan pakar dan akademisi internasional terkemuka, antara lain: Prof. Esyin Chew, Director of Eureka Robotics Centre, Wales, sekaligus Advance HE National Teaching Fellow; Prof. Dr. Nafiah Ariyani, S.E., M.Si., Universitas Sahid, Indonesia; Dr. Sharon Wilson, Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Malaysia; Dr. Samir Sani Abdulmalik, Nigerian Army University, Nigeria; Assist. Prof. Jessica Lee, Ph.D. (Cand.), Asia University, Taiwan; Doris Ifeoma Ogueri, Ph.D., Shinawatra University, Thailand.
Hadir pula pimpinan perguruan tinggi mitra konsorsium, di antaranya Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., dan Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. M. Saifulloh, S.Sos., M.Si.
“Melalui penyelenggaraan ICCD 2026, Universitas Sahid berkomitmen memperluas ruang sinergi lintas institusi dan multi-sektor dalam menciptakan terobosan inovasi, menumbuhkan kewirausahaan tangguh, serta memajukan pariwisata berkelanjutan demi terwujudnya pembangunan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing tinggi,” kata Prof. Nafiah Ariyani.






