https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemahaman Keliru Masyarakat tentang Vaksin Harus Diluruskan untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 16/10/2020 16:46 WIB



Persepsi keliru bahwa kehadiran vaksin dalam waktu dekat bisa membunuh virus jangan membuat masyarakat justeru menjadi terlena dalam penerapan protokol kesehatan. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Anggapan masyarakat tentang vaksin Covid-19 yang dapat membunuh virus perlu segera diluruskan. Kehadiran vaksin jangan sampai mempengaruhi tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Persepsi keliru bahwa kehadiran vaksin dalam waktu dekat bisa membunuh virus jangan membuat masyarakat justeru menjadi terlena dalam penerapan protokol kesehatan," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10).

Menurut Lestari, vaksin bukanlah obat pembunuh virus korona, melainkan berfungsi untuk meningkatkan antibodi manusia agar tidak tertular Covid-19.

Baca juga :
Berbagai Hal yang Harus Dihindari saat Mengidap Penyakit TBC

Mengutip survei Badan Pusat Statistik (BPS) September lalu, Rerie sapaan akrab Lestari mengungkapkan, dari 90.967 responden yang disurvei, tingkat kepatuhan responden menggunakan masker saat berada di luar rumah mencapai 91,98,%.

Pada survei yang dilakukan secara daring pada 7-14 September 2020 itu, tambah Rerie, tingkat kepatuhan responden dalam menjaga jarak dan mencuci tangan masing-masing berada di angka 73.54% dan 75.38%. Artinya, tegas Rerie, masih ada 22%-25% masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, khususnya dalam menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Masih cukup banyaknya persentase masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, menurut Rerie, berpotensi menciptakan sumber-sumber penularan baru.

"Kondisi ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pemangku kepentingan dalam pengendalian Covid-19 di Tanah Air, menjelang pengaplikasian vaksin Covid-19 kepada masyarakat," ujarnya.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Legislator Partai NasDem itu khawatir, persepsi yang salah terhadap berita kehadiran vaksin Covid-19 di Tanah Air akan menambah jumlah orang yang abai terhadap protokol kesehatan.

Menurut Rerie, publik harus diberikan pemahaman bahwa vaksin akan lebih ampuh untuk mencegah penularan bila dibarengi dengan mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

"Perlu kerja sama semua pihak untuk menyadarkan masyarakat agar tidak terlena oleh berbagai informasi mengenai penemuan vaksin, termasuk vaksin Merah Putih yang dikembangkan di Indonesia," ujarnya.

Menurut Rerie, penemuan vaksin itu penting, namun akan jauh lebih ampuh menekan virus korona bila dibarengi dengan tetap disiplin  mematuhi protokol kesehatan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Vaksin Covid-19

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777