https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pimpinan MPR : Pancasila Adalah Dasar Dan Pondasi Negara

Aliyudin Sofyan | Minggu, 13/09/2020 08:44 WIB



Negara lahir setelah terjadi akad perjanjian antara rakyat dan pemimpinnya, tentang cita-cita dan dasar negara. Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid

Wakatobi, Jurnas.com - Dihadapan keluarga besar GP Ansor Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mantap mengatakan kalau dikalangan Nahdatul Ulama, Empat Pilar MPR, itu bukan barang baru. Karena dilingkungan NU, Empat Pilar sering diplesetkan menjadi PBNU. Yaitu, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Karena itu saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar kerjasama MPR dengan GP Ansor Kabupaten Wakatobi, Jazilul menekankan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk menyegarkan dan mengingatkan kembali terkait Pancasila, sebagai dasar dan ideologi negara.

"Negara itu mirip seperti rumah tangga. Negara lahir setelah terjadi akad perjanjian antara rakyat dan pemimpinnya, tentang cita-cita dan dasar negara. Bagi bangsa Indonesia, akad itu penetapan Pancasila sebagai pondasi dan dasar negara. Jadi, kalau ada yang tidak setuju berarti dia tengah berusaha membongkar pondasi dan dasar negara, "Demikian disampaikan Jazilul Fawaid saat mengisi Sosialisasi Empat Pilar yang berlangsung di aula Museum Taman Budaya Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sabtu (12/9). Acara tersebut ikut di hadiri Bupati Wakatobi H. Arhawi SE., MM., serta Ketua GP Ansor Wakatobi Hairudin Buton.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Wakatobi dipilih sebagai tempat pelaksanaan Sosialisasi, kata Gus Jazil karena termasuk dalam 10 destinasi top Indonesia. Dalam waktu dekat, kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Buton itu akan menghadapi proses pembangunan khususnya dibidang infrastruktur. Karena itu SDM nya perlu dipersiapkan, agar kemajuan Wakatobi, juga diikuti kemajuan budayanya.

"Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan mengingatkan kembali akan Empat Pilar, ini penting agar budaya masyarakat Wakatobi jangan sampai keropos akibat tergerus proses pembangunan," kata Jazilul Fawaid menambahkan.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Bupati Wakatobi Arhawi menyampaikan rencana pembangunan jembatan yang akan menyambungkan pulau Wangi-Wangi dengan Kapota. Jembatan dengan panjang mencapai 2300 meter,  itu diharapkan memberi dampak besar bagi pembangunan sektor pariwisata di Kapota.

"Jembatan itu diharapkan memberi dampak yang signifikan. Karena banyak destinasi yang bisa dikembangkan, dan banyak fasilitas lain yang segera akan dibangun kemudian," kata Arhawi lagi.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Waakatobi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777