https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

SATTE 2020 India, Indonesia Bukukan Transaksi Rp37 Miliar

Untung Subagja | Jum'at, 17/01/2020 22:10 WIB



Jumlah tersebut merupakan hasil pembelian 32.700 pax dari wisatawan asal India selama pameran berlangsung Pameran SATTE 2020 di India yang diikuti oleh Indonesia (Humas Kemenparekraf)

New Delhi, Jurnas.com - Indonesia sukses bukukan transaksi lebih dari US$ 2.593.050 atau setara Rp37 miliar selama pameran South Asia Travel and Tourism Expo (SATTE) 2020 di Greater Noida, New Delhi, India.

Jumlah tersebut merupakan hasil pembelian 32.700 pax dari wisatawan asal India selama pameran berlangsung.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya saat hadir menyampaikan sambutan di SATTE 2020 di India mengatakan, SATTE merupakan pameran prioritas di mana Indonesia selalu hadir untuk menarik wisatawan asal India dan sekitarnya datang ke Tanah Air.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Wisatawan India, menurut Nia, tertarik dengan Indonesia, terutama Bali. Sebanyak 40 persen wisatawan India berdatangan ke Bali untuk alasan pesta pernikahan dan bulan madu. Mereka menghabiskan waktu setidaknya sepekan.

“Pameran ini merupakan salah satu pameran B2B terbesar di India yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 exhibitor dari lebih 50 negara. India merupakan pasar yang potensial dan terbesar di Asia Selatan. Di 2018, rata-rata _spending_ 1.523,63 dolar AS dan Rata-rata lama tinggalnya 6,72 hari,” katanya.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Asdep Pemasaran II Regional III Sigit Witjaksono mengatakan ada kekuatan besar yang akan dikerahkan ke India. Total, ada 45 industri besar yang ikut diboyong ke Negeri Bollywood itu.

Mayoritas masih mengedepankan Bali. Alasannya karena tiap tahun, Bali selalu dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia. Gelar itu banyak diberikan Lonely Planet, TripAdvisor, dan brand terkait wisata tingkat dunia lainnya.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

“Wisman India menyumbang separuh lebih kunjungan wisman ke Tanah Air. Ke depannya akan dikedepankan strategi promosi Bali Plus atau Beyond Bali dengan menggandeng destinasi prioritas lainnya seperti Lombok, Labuan Bajo, dan Yogyakarta. Tentunya tetap disesuaikan dengan karateristik pasar India,” terang Asdep Pemasaran II Regional III Sigit Witjaksono.

Saat pameran berlangsung, Booth Indonesia yang bertema kapal Phinisi juga dihadiri oleh Kepala Bidang Area I (India) Pupung Thariq Fadhillah, didampingi oleh VITO Mumbai, VITO New Delhi, VITO Singapura, serta didukung oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk India, New Delhi.

Indonesia yang tahun ini berpartisipasi sebagai Premium Partner Country menempati pavilion di hall 9 no A30. Di mana paviliun Indonesia diisi oleh 53 industri yang terdiri dari DMC, travel agent, hotel, airlines, travel planner, dan restoran.

Selain itu dilengkapi juga dengan hiburan seperti panggung mini yang diisi oleh penari tradisional Indonesia, barista yang menyuguhkan kopi dari beberapa wilayah Indonesia, pembatik yang memperagakan cara membatik pada para pengunjung, dan fasilitas foto 360 derajat untuk pengunjung.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenparekraf SATTE 2020 India wisata

Terkini | Selasa, 19/05/2026 00:12 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777