https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rusia Mulai Kirim Gas ke China

Redaksi | Senin, 02/12/2019 20:10 WIB



Rusia telah memulai pasokan gas ke China melalui pipa Power of Siberia Upacara pembukaan resmi diadakan pada Senin (02/12) dan dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping melalui sambungan TV.

Jakarta, Jurnas.com - Rusia telah memulai pasokan gas ke China melalui pipa Power of Siberia. Upacara pembukaan resmi diadakan pada Senin (02/12) dan dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping melalui sambungan TV.

CEO Gazprom Alexei Miller menyambut kedua pemimpin dari stasiun kompresor Atamanskaya di perbatasan dengan China.

"Yang terhormat Vladimir Vladimirovich, izinkan saya memberi perintah untuk membuka katup pipa," kata Miller berbicara kepada Presiden Putin dilansir Tass.

Baca juga :
Ledakan Gas Tambang Batu Bara di China Tewaskan 90 Pekerja

Ketika menerima izin Putin, kepala Gazprom berkata: "Vladimir Vladimirovich yang terhormat, Xi Jinping yang terhormat, katupnya telah terbuka. Gas mengalir ke sistem transmisi gas Republik Rakyat Tiongkok."

Awalnya, pembukaan pipa direncanakan untuk 20 Desember tetapi pembangunannya selesai lebih cepat dari jadwal.

Baca juga :
Jepang Buka Pembicaraan dengan China pasca Perselisihan Diplomatik

Panjang total pipa gas adalah sekitar 3.000 km. Kapasitasnya adalah 61 miliar meter kubik gas per tahun, termasuk 38 miliar meter kubik untuk ekspor.

Rute sistem transmisi gas berada di sepanjang pipa minyak utama Siberia Timur - Samudra Pasifik yang beroperasi, memungkinkan untuk mengoptimalkan biaya infrastruktur dan pasokan listrik.

Baca juga :
Astronaut Pertama Hong Kong Masuk Daftar Awak Misi Antariksa China

Ladang gas Chayanda dan Kovykta dengan cadangan masing-masing 1,2 triliun dan 2,7 triliun meter kubik gas merupakan basis sumber daya untuk pipa gas Power of Siberia. Pengembangan kolam gas Chayanda dimulai pada tahun 2015.

Produksi desain di lapangan direncanakan sebagai 25 miliar meter kubik gas per tahun. Produksi di ladang Kovykta akan dimulai setelah 2022. Produksinya juga akan menjadi 25 miliar meter kubik gas per tahun.

Total harga kontrak pasokan tahunan 38 miliar meter kubik gas ke Tiongkok berjumlah $ 400 miliar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pipa Gas China Rusia

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777