https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Info Ketenagakerjaan

MPR Menerima Delegasi Kongres Rakyat Tiongkok

Herwin Wijaya | Jum'at, 21/06/2019 20:25 WIB



15 delegasi Kongres Rakyat Nasional Tiongkok yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Tiongkok,  Ji Bingxuan, mengadakan kunjungan diplomasi ke Indonesia 15 delegasi Kongres Rakyat Nasional Tiongkok yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Tiongkok,  Ji Bingxuan, mengadakan kunjungan diplomasi ke Indonesia

Jakarta, Jurnas.com - Dalam sepekan ini, 15 delegasi Kongres Rakyat Nasional Tiongkok yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Tiongkok,  Ji Bingxuan, mengadakan kunjungan diplomasi ke Indonesia. Salah satu agenda kunjungan ke Indonesia mengadakan pertemuan dengan pimpinan MPR RI.

Kedatangan mereka di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, 21 Juni 2019, langsung diterima oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan. Di Ruang Delegasi Lt. 2, Gedung Nusantara V, di mana para anggota parlemen tertinggi Tiongkok itu diterima, Zulkifli Hasan didampingi para Wakil Ketua MPR Mahyudin, E. E Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, Oesman Sapta, serta para Pimpinan Fraksi MPR.

“Assalamu’alaikum, selamat pagi”, ujar Zulkifli Hasan. “Atas nama pimpinan MPR, mengucapkan selamat datang kepada para delegasi Parlemen Tiongkok di Indonesia”, tambahnya. Menurut Zulkifli Hasan hubungan kedua negara sangat penting dan telah terjalin sejak lama. Hubungan kedua negara disebut oleh pria asal Lampung itu sejak masa Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan pemerintahan selanjutnya.

Baca juga :
Neymar Menangis Usai Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026

Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan hubungan antarparlemen dan juga hubungan antar pemerintahan dan masyarakat. “Kita mendukung kerja sama dalam berbagai bidang ditingkatkan”, paparnya. Disampaikan kepada para tamunya itu dulu Ketua Kongres Rakyat Tiongkok pernah datang ke MPR dan melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia, ungkap Zulkifli.

Zulkifli Hasan mengatakan, MPR juga pernah melakukan kunjungan ke Tiongkok dan di sana disambut dengan baik. Bagi dirinya negeri itu bukan sesuatu yang asing. Sejak tahun 1984, sudah mengunjungi negeri yang memiliki banyak tujuan wisata itu.  

Baca juga :
Prabowo Perintahkan Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Birokrasi

Saat ini banyak wisatawan dari Tiongkok yang berlibur ke Indonesia. Mereka datang ke Bali, Jogjakarta, Lombok, serta tempat wisata lain seperti Manado, Sulawesi Utara. Membanjirnya wisatawan dari negeri tirai bambu ke Indonesia sebab pemerintah Indonesia menerapkan bebas visa. Menanggapi hal yang demikian, Mahyudin berharap pemerintah Tiongkok memperlakukan hal yang sama, yakni bebas visa bagi orang Indonesia.

Mahyudin sepakat hubungan kedua negara dalam dunia pariwisata ditingkatkan. “Salah satu caranya pemberlakuan bebas visa bila hendak ke Tiongkok”, ucapnya. “Saya ingin kebijakan bebas visa untuk orang Indonesia diberlakukan”, tambahnya.

Baca juga :
Prabowo Cerita Dibantu Megawati Saat Luntang-Lantung

Di tengah isu ketidakadilan bagi Muslim Uighur, dalam kesempatan tersebut Hidayat Nur Wahid mengatakan Indonesia adalah negara yang penuh toleransi, semua agama termasuk Konghucu bebas menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan. “Indonesia adalah negara yang penuh toleransi di mana keberadaan semua agama dihormati”, paparnya. Untuk itu dirinya mengharap keberadaan ummat Muslim di Tiongkok juga diperlakukan hal yang sama, diberi kebebasan untuk melakukan ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Ji Bingxuan menyampaikan banyak hal kepada para pimpinan MPR. Kali pertama, pria kelahiran Mengji, Henan, itu mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan MPR yang telah meluangkan waktu demi menerima dan menyambut kedatangannya. “Terima kasih atas sambutan yang hangat”, tuturnya.

Diungkapkan oleh Ji Bingxuan dirinya baru kali pertama berkunjung ke Indonesia. Ia menyebut menginap di salah satu hotel dengan kamar berada di lantai paling atas. “Dari kamar tempat menginap saya melihat gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta”, ujarnya.

Dengan banyaknya gedung tinggi, Ji Bingxuan menyebut Jakarta kota metropolitan modern. Dirinya dari kamar menginapnya melihat sarana-sarana olahraga untuk menyelenggarakan Asian Games 2018. “Jakarta sangat mengesankan”, ujarnya. Apa yang ada di Jakarta menurutnya menunjukan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangat baik.

Dirinya menegaskan bahwa kedatangannya untuk meningkatkan hubungan kedua negara dalam berbagai bidang. Perdagangan kedua negara akhir-akhir ini meningkat. Ji Bingxuan berharap produk-produk Indonesia banyak masuk ke negaranya guna menyeimbangkan perdagangan. “Pintu Tiongkok terbuka untuk produk-produk Indonesia”, ungkapnya. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dirinya juga mendorong para pengusaha di negaranya melakukan investasi di Indonesia.

Apa yang disampaikan oleh Hidayar Nur Wahid dalam kesempatan itu ditanggapi oleh Ji Bingxuan. Menurutnya Tiongkok menghormati keberadaan ummat Islam yang ada di sana. “Kami menghormati peradaban Islam, peradaban Islam sangat penting di dunia”, paparnya. “Di Tiongkok, ummat Islam diberi kebebasan melakukan ibadah”, tambahnya. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777