https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mendes Eko Janji Kirim Kepala Desa Gali Ilmu di Seychelles

Rizki Ramadhan | Selasa, 18/06/2019 18:40 WIB



Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menerima kunjungan Konsul Jenderal Kehormatan Seychelles, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Sandjojo menerima Konsul Jenderal Kehormatan Seychelles, Nico Barito di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Rabu (18/4/2019).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menerima kunjungan Konsul Jenderal Kehormatan Seychelles, Nico Barito di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Rabu (18/06).

Dalam pertemuan ini mendiskusikan peluang kerjasama dengan Seychelles dalam rangka peningkatan perekonomian daerah tertinggal, khususnya di wilayah pesisir berbasis pantai dengan memberdayakan kearifan lokal di wilayah tersebut.

Menteri Desa PDTT juga akan mengirim beberapa kepala desa dan penggiat desa untuk belajar pengelolaan pariwisata di Seychelles.

Baca juga :
Prabowo Diminta Kerahkan Jajaran untuk Bebaskan WNI Ditahan Israel

"Kami akan kirim kepala desa dan pegiat desa, khususnya di daerah pesisir untuk belajar di Seychelles. Model pengelolaan pariwisata Seychelles bagus untuk dikembangkan di Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Desa PDTT akan mengobservasi daerah-daerah mana yang bisa menjadi pilot project kerjasama dengan Seychelles.

Baca juga :
KPK Segera Limpahkan Tersangka Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan

"Rencananya kepala desa yang dikirim yaitu yang daerahnya memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Seychelles yaitu daerah pesisir seperti Togean, Tojo Una una. Intinya pariwisata berbasis kearifan lokal untuk pengembangan ekonomi," terangnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Duta Besar Seychelles Nico Barito mengatakan bahwa Seychelles mengembangkan pariwisata untuk kelas status ekonomi tinggi (seperti raja-raja). Ada homestay berstandar internasional yang dikelola masyarakat lokal juga.

Baca juga :
Menhan: Pelaku Penyiraman Air Keras Bisa Dihukum Lebih Berat

"Banyak yang Indonesia bisa pelajari dari Seychelles, salah satunya tentang pengembangan ekonomi di wilayah pesisir pantai (blue economy)," ungkapnya.

Republik Seychelles adalah sebuah negara kepulauan di tengah Samudra Hindia, sekitar 1.600 km sebelah timur daratan Afrika, dan sebelah timur laut Madagaskar. Negara dan teritori tetangganya ialah Mauritius dan Reunion di sebelah selatan, Komoro dan Mayotte di barat daya, dan Maladewa di timur laut. Seychelles terdiri dari 115 pulau yang menempati wilayah daratan 455 km2 dan Zona Ekonomi Eksklusif 1,4 juta km2.
 
Seychelles merupakan salah satu tujuan wisata terindah di dunia dengan  lautnya yang tenang, pantai yang bersih dengan gabungan pasir putih dan karang, serta penuh dengan resort dan perhotelan. Sektor pariwisata merupakan salah satu andalan utama bagi perekonomian Seychelles. Dalam rangka menarik lebih banyak devisa dari turisme, Seychelles menerapkan kebijakan foreign currency terhadap semua turis asing, yaitu mata uang Euro sebagai alat pembayaran resmi.

Tenaga kerja Indonesia di Seychelles saat ini berjumlah sekitar 120 orang yang umumnya bekerja di sektor turisme dan perhotelan. Dalam rangka menghadapi dan keluar dari krisis ekonomi global yang sangat memukul Seychelles, Seychelles telah merencanakan untuk lebih memberdayakan tenaga setempat sekaligus memperketat penggunaan tenaga asing. Ke depan kebijakan ini akan mempengaruhi arus penggunaan tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Seychelles, khususnya tenaga kerja perhotelan.
 
Sektor lintas lain yang perlu dipertimbangkan adalah perikanan, pemrosesan, dan logistik di lingkup Samudra Hindia terkait perikanan yang ramah lingkungan dan kapasitas dalam keanekaragaman hayati dan pengelolaan ekowisata untuk resor di pulau-pulau kecil, dimana Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja Menteri Desa

Terkini | Rabu, 17/06/2026 22:09 WIB

Olahraga

Tegas! Liverpool Takkan Jual Szoboszlai ke Klub Manapun

Olahraga

Chelsea Temukan Pemain Alternatif jika Gagal Boyong Morgan Rogers

Olahraga

Forest Tunda Perburuan Bek AS Roma Jan Ziolkowski

Ekonomi

BPDP Ajak UKMK Magelang Optimalkan Peluang Bisnis Turunan Sawit

Olahraga

Mourinho Minta Manajemen Madrid Datangkan Goncalo Inacio

Humanika

Dari Nabi Musa hingga Tragedi Karbala, Ini 6 Peristiwa di Bulan Muharram

News

KPK Berpeluang Panggil Ulang Petinggi Anak Usaha Adaro

News

BAM DPR Tindak Lanjuti Aspirasi APDESI Kemuning soal Konflik Agraria

News

PKB Instruksikan Dialog dengan Mahasiswa soal Program Prioritas Pemerintah

News

Kapal Tanker Iran Dilaporkan Telah Keluar dari Zona Blokade AS

News

Said Abdullah Pastikan PDIP Tak Terlibat Aksi Demo Mahasiswa

News

China Tawarkan Bantuan ke Iran dan Lebanon Atas "Bencana Kemanusiaan"

Ekonomi

Harga Batu Bara Periode II Juni Naik Jadi 123,91 Dolar AS per Ton

News

Rieke Kritik Anggara Komnas HAM: Dana Urus Kasus HAM Hanya 6 Persen

News

Komisi XIII: Jangan Sampai Kementerian HAM Lebih Sibuk Membangun Birokrasi

News

Komisi X Dorong Penguatan Anggaran BPS, Dukung Program Statistik Nasional

News

Komisi IV: Tata Kelola Hutan Perlu Dilakukan Secara Bertanggung Jawab

News

KPK Akui Sudah Koordinasi dengan BPKP Terkait Penyelidikan Korupsi MBG

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777