Menteri Sains Iran Hossein Simaee Sarraf memeriksa kerusakan di gedung penelitian Universitas Shahid Beheshti, yang rusak akibat serangan AS-Israel pada 4 April 2026 (Foto: Majid Asgaripour/Wana via Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan bahwa Beijing bakal membantu upaya "pemulihan dan rekonstruksi" di Iran dan Lebanon.
"China merasa sangat sedih atas bencana kemanusiaan yang dipicu oleh peperangan di Iran dan Lebanon," kata Lin Jian kepada para wartawan.
"Mempertimbangkan situasi riil di negara-negara terkait, China telah memutuskan untuk menawarkan bantuan kemanusiaan kepada Iran dan Lebanon... guna lebih lanjut membantu masyarakat di sana dalam proses pemulihan dan rekonstruksi serta memperbaiki perekonomian dan mata pencaharian mereka," ujar Lin.
Langkah ini menandai kedua kalinya Beijing menawarkan bantuan kepada Teheran sejak Amerika Serikat dan Israel memulai perang melawan Iran pada 28 Februari lalu. China sebelumnya telah mengirimkan bantuan ke Iran pada bulan Maret.
Langkah tersebut diambil bertepatan saat AS dan Iran menyetujui nota kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri perang. Upacara penandatanganan kesepakatan tersebut dijadwalkan akan digelar pada hari Jumat ini di Swiss.
Sumber: Aljazeera
Rabu, 17/06/2026 18:11 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB