Ilustrasi - Hari Dermaga Nasional (Foto: Ant)
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 17 Juni diperingati sebagai Hari Dermaga Nasional, sebuah momentum krusial bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia untuk merefleksikan pentingnya infrastruktur maritim.
Dermaga bukan sekadar struktur fisik tempat kapal bersandar, melainkan urat nadi perekonomian dan konektivitas yang menghubungkan lebih dari 17.000 pulau dari Sabang sampai Merauke.
Dalam peta perdagangan nasional, dermaga memegang peran strategis sebagai penopang utama program Tol Laut guna menekan ketimpangan harga logistik, pusat pendaratan dan pelelangan komoditas perikanan bagi para nelayan, serta pintu gerbang pariwisata bahari yang menggerakkan ekonomi lokal melalui kunjungan kapal pesiar dan yacht internasional.
Meski memiliki peran yang sangat vital, tantangan besar masih membayangi tata kelola maritim Indonesia saat ini.
Berbagai media nasional dan laporan Bappenas menyoroti adanya ketimpangan infrastruktur antara wilayah barat dan timur Indonesia, yang menuntut pemerintah untuk terus menggenjot pemerataan pembangunan.
Selain itu, modernisasi menuju konsep Smart Port melalui digitalisasi sistem pelayanan kapal serta penerapan prinsip Green Port yang ramah lingkungan menjadi fokus utama demi menghadapi dampak perubahan iklim global.
Melalui momentum peringatan Hari Dermaga Nasional ini, seluruh elemen bangsa kembali diingatkan bahwa memperkuat, memodernisasi, dan mengintegrasikan pelabuhan di seluruh pelosok Nusantara adalah langkah nyata untuk mengembalikan kejayaan maritim Indonesia di masa depan.
Selasa, 16/06/2026 21:51 WIB
Selasa, 16/06/2026 16:45 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB