https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hidup dengan Satu Ginjal di Usia Sembilan Tahun

Redaksi | Sabtu, 02/02/2019 07:10 WIB



Kala itu pada 2007 silam, di perut Rivaldi muncul sebuah benjolan, yang semakin lama semakin membesar. Rivaldi dan ibunya, Aan (Foto: Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Penyakit datang tak mengenal usia. Begitu pula yang dialami oleh Rivaldi, remaja 14 tahun yang sudah lima tahun terakhir bertahan hanya dengan satu buah ginjal.

Mendampingi Rivaldi dalam kegiatan press briefing Kementerian Kesehatan di Jakarta pada Kamis (31/1), sang ibu, Aan, menceritakan perjuangan anaknya melawan kanker ginjal ketika masih berusia dua tahun.

Kala itu pada 2007 silam, di perut Rivaldi muncul sebuah benjolan, yang semakin lama semakin membesar.

Baca juga :
Viral, Dokter Ini Biayai Haji Ibu Hasil Jualan Sabun di TikTok

“Sudah kelihatan ada tumor di perutnya. Makin lama makin membesar. Makanya saya langsung bawa dia ke rumah sakit,” tutur Aan kepada Jurnas.com.

Dokter pun menjatuhkan vonis kanker ginjal kepada Rivaldi. Aan mengaku sempat syok dan bersedih hati, karena sudah terbayang-bayang akan kehilangan putranya.

Baca juga :
Mengapa Rasulullah Begitu Memulikan Buruh? Ini Kisah dan Hikmahnya

Namun Aan memilih tegar. Tanpa menunda waktu, Aan memutuskan supaya Rivaldi segera dikemoterapi dan dioperasi, untuk mengangkat kanker ginjal yang menggerogoti sang anak.

“Dia dikemo 10 kali sebelum operasi dan 10 kali sesudah operasi. Operasinya sendiri dilakukan dua kali, yakni operasi pengambilan dan operasi besar pengangkatan,” tuturnya.

Baca juga :
Kisah Abu Nawas Mencari Neraka di Siang Hari

Untuk menjalani masa pengobatan, Rivaldi membutuhkan waktu hingga tujuh tahun, sebelum akhirnya dinyatakan sembuh. Dan di sela-sela proses pengobatan, dirinya masih diizinkan bersekolah oleh dokter.

“Operasinya selesai ketika kelas 4 SD. Dan setelah sembuh, dokter tetap tidak mengizinkan aku ikut olahraga, karena tidak boleh terlalu capek,” kata siswa SMP Jakarta ini.

Sebagai survivor, kini Rivaldi sudah hidup normal. Dia pun sudah tidak perlu lagi melakukan kontrol ke rumah sakit.

Rivaldi kini bergabung dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), dia memiliki kesempatan berbagai pengalaman ke anak-anak seluruh Indonesia.

“Kuncinya semangat dan yakin bahwa kanker bisa disembuhkan, bisa dilawan,” tutup Rivaldi.

Semangat Rivaldi melawan kanker selama tujuh tahun hingga sembuh, semoga akan menginspirasi banyak pejuang kanker muda.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kisah Inspiratif Hari Kanker Sedunia

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777