https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Polusi Udara Ancam Ibu Hamil Keguguran

Redaksi | Sabtu, 12/01/2019 18:10 WIB



Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari universitas Utah menemukan bahwa wanita hamil menghadapi risiko keguguran yang lebih tinggi jika mereka terserang polusi udara yang meningkat. Ilustrasi mual ibu hamil

Jakarta – Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari universitas Utah menemukan bahwa wanita hamil menghadapi risiko keguguran yang lebih tinggi jika mereka terserang polusi udara yang meningkat.

Ibu hamil yang terpapar nitrogen dioksida tingkat tinggi, atau gas yang diciptakan oleh kendaraan bensin dan diesel, 16% lebih mungkin membuat seorang wanita hamil akan mengalami keguguran.

Penelitian itu mengemuka di tengah kekhawatiran yang berkembang atas polusi udara dan hubungannya dengan penyakit dan kondisi seperti stroke, demensia dan autisme.

Baca juga :
Beragam Makanan yang Bisa Memancing Kontraksi agar Cepat Melahirkan

NHS mengatakan satu dari delapan wanita yang tahu mereka hamil akan mengalami keguguran, sementara angka sebenarnya mungkin lebih tinggi karena banyak wanita kehilangan anak mereka sebelum mereka tahu mereka hamil.

Dilansir Sky News, dokter menganalisis catatan lebih dari 1.300 wanita yang mencari bantuan dari departemen darurat Universitas Utah setelah keguguran antara 2007 dan 2015.

Baca juga :
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tercatat Tidak Sehat

Tim peneliti menghitung risiko keguguran selama periode tiga hingga tujuh hari setelah lonjakan tingkat polusi udara umum, termasuk partikel kecil dan nitrogen dioksida.

Para peneliti menemukan peningkatan risiko keguguran bagi wanita yang terpapar dengan kadar nitrogen dioksida yang meningkat, yang menyamai kenaikan 16% untuk peningkatan 10 bagian per miliar selama rentang waktu tujuh hari.

Baca juga :
Ibu Hamil dan Dua Anak Kembarnya Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Tetapi masalah partikulat tidak secara signifikan meningkatkan risiko keguguran.

Matthew Fuller, associate professor of surgery di universitas, mengatakan hasil penelitian ini mengecewakan, dan perlu bekerja sama sebagai masyarakat untuk menemukan solusi konstruktif.

Dia menyarankan wanita untuk meningkatkan masalah kesehatan dengan dokter mereka, dan menyarankan mereka membatasi aktivitas di luar rumah pada hari-hari ketika kualitas udara buruk.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ibu Hamil Polusi Udara

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777