https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

"Torero" Matador Berbusana Batik

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 26/09/2018 13:24 WIB



Batik Parang Kencana menampilkan kolaborasi batik Indonesia dengan budaya Spanyol. Batik rasa matador (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Sebuah koleksi bertajuk "Torero" adalah koleksi menswear Parang Kencana yang dihelat alam rangkaian acara pekan mode pria Plaza Indonesia Men’s Fashion Week (PIMFW).

Batik Parang Kencana menampilkan kolaborasi batik Indonesia dengan budaya Spanyol. Sekitar 32 koleksi yang diperagakan oleh model ini memiliki tema ‘Torero’.

Koleksi ini terinspirasi dari kebudayaan spansh yang salah satunya adalah Torero. Dalam bahasa Spanyol berarti menggmbarkan semua pemain dalam olahraga adu banteng. 

Baca juga :
Adiknya Tersandung Kasus Epstein, Raja Charles Malah Healing

Torero ini terinpirasi dari pemain dalam olahraga adu banteng alias Matador. Melalui busana dengan gaya Matador, Parang Kencana ingin menunjukkan bahwa batik dapat terlihat lebih fashionable.

Meity Sutandi sebagai Sales & Marketing Director Parang Kencana mengatakan dirinya mau menampilkan sesuatu yang berbeda dari batik, batik itu tidak kuno, tidak hanya melulu batik klasik Indonesia.

Baca juga :
Berparas Cantik, Pramugari Gadungan Batik Air Sampaikan Permintaan Maaf

"Tetapi batik Indonesia ternyata bisa digabungkan dengan kultur lain sehingga terlihat lebih modern dan batik bisa masuk ke negara lain bahkan di mancanegara,” ujar Meity ketika ditemui usai fashion show, Senin (24/9).

Dalam koleksi ini Parang Kencana menampilkan tiga sequences yang setiap sequencesnya terbagi berdasar warna, mulai dari putih, mocca, hitam-sogan, navy-mocca dan hitam-merah. Warna hitam-merah inilah yang ditonjolkan sebagai ciri khas ‘Matador’.

Baca juga :
Uniqlo vs GU: Sama-Sama Jepang, Tapi Beda Rasa

Salah satu detail yang mencuri perhatian adalah embroidery pada kostum bullfighter dengan perpaduan inspirasi dari ornament art nouveau, yang banyak diterapkan oleh seniman asal Spanyol. Sedangkan untuk memberikan kesan mewah koleksi ini menggunakan bahan seperti velvet, viscose, dan corduroy.

Parang Kencana mengeluarkan busana dalam potongan kemeja slimfit, celana high waist, vest, cape, dan crop top blazer. Tak hanya dipakai untuk pria, gaya busana tersebut juga bisa dipakai oleh wanita.

Kedepannya tidak hanya terpaku dengan pasangan warna tersebut, tetapi Parang Kencana akan terus mengeksplor warna-warna lain. Parang Kencana ingin inovasi gaya busana terus berkembang di Indonesia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Batik Fashion Parang Kencana

Terkini | Kamis, 11/06/2026 18:47 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777