https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Enam Desainer Fashion Muslim Indonesia Go Internasional

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 18/09/2018 01:23 WIB



Enam Desainer Fashion Indonesia ini menorehkan prestasi karena terpilih untuk tampil di Contemporary Muslim Fashios di San Fransisco.  Desainer Fashion Indonesia ini menorehkan prestasi karena terpilih untuk tampil di Contemporary Muslim Fashions di San Fransisco (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Contemporary Muslim Fashions adalah pameran mode muslim pertama yang mengeksplorasi gaya berpakaian wanita muslim yang kompleks dan beragam dari seluruh dunia, baik yang mengenakan hijab sebagai penutup kepala maupun yang tidak.

Proses keikutsertaan desainer Indonesia yang akan mengikuti Pameran “Contemporary Muslim Fashion” di San Francisco, Amerika mulai 22 September 2018 hingga Januari 2019 ini bisa dibilang melalui tahap yang cukup panjang.

Hingga akhirnya terpilih enam desainer Indonesia antara Dian Pelangi, Khanaan Samlan, Itang Yunasz, Ranni Hatta, IKYK dan Nur Zahra terpilih oleh de Young Museum dalam pameran perdana.

Baca juga :
Komisi V ke KAI: Insiden Bekasi jadi Pelajaran, Kalau Terulang Tak Cerdas

Muslim fashion designer Dian Pelangi mengatakan labelnya bersama lima brand muslim lainnya terpilih untuk menunjukkan keragaman dan ciri khas masing-masing desainer.

"Dalam pameran ini aku membawa tiga koleksi, selain dari kabel baru Krama ada juga Haute Couture dan Alurrealist," ungkapnya saat ditemui di Jakarta, Senin (17/9).

Baca juga :
5 Provinsi dengan Populasi Babi Terbanyak di Indonesia

Tidak hanya dipresentasikan selama pameran, tiga koleksi rancangan Dian Pelangi lainnya juga mendapat kehormatan untuk diperagakan dalam fashion show pembukaan pameran.

Lalu apa sih pentingnya bisa pameran di gelaran kali ini? Bagi Dian yang pertama adalah branding, kiblatnya orang Indonesia banyak cenderung yang ke barat. Jadi kenapa enggak label kita bisa dikenal dan branding di luar negeri.

Baca juga :
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Indonesia

"Selain itu dapat networking dan pangsa pasar di sana. Pengaruhnya ke seling kita. Market menjadi lebih luas tak hanya ke timur tengah dan Asia," imbuhnya.

Sementara itu bagi Itang Yunasz yang membawa tenun Sumba dalam pameran juga memiliki suatu kebanggaan yang tidak ternilai.

"Bukan soal pameran semata tapi menyangkut dengan agama yang dianut tapi bisa diterima secara luas di sana. Membawa misi yang membanggakan, dan mereka pun menghargai dengan ragam budaya muslim," ungkapnya.

Acara ini merupakan pameran besar pertama yang dikembangkan oleh direktur baru Museum de Young, Max Hollein, yang berharap dapat memberikan perspektif baru.

Mulai dari mengeksplorasi bagaimana gaya pakaian Islami dapat membentuk dan menyatukan tren fesyen global dan keyakinan agama yang seringkali bertolak belakang dan sulit untuk disatukan. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Desainer Muslim Fashion Indonesia Pameran

Terkini | Jum'at, 12/06/2026 00:35 WIB

Humanika

Begini Urutan Memotong Kuku Sesuai Sunnah Rasulullah agar Berpahala

News

ASDP Salurkan Rp 1 Miliar Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Budaya Bali

News

MUI Minta Hukuman Pelaku LGBT Lebih Berat dari Perzinaan

News

Gandeng LAN, Kemnaker Perkuat MagangHub untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja

News

Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

News

Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu

News

63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Spirit Kemabruran

News

Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan

News

Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia

News

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

News

Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal

News

Wamenperin: Industri Tekstil Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal

News

Kemendagri Usul Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi

News

Kejagung: Hery Susanto Terima Rumah Terkait Korupsi Tambang Nikel

News

KPK Tetapkan 5 Tersangka Suap Hasil Audit BPK Muara Enim

Gaya Hidup

10 Tokoh yang Wajahnya Pernah Menghiasi Uang Dolar AS

News

KWP Gandeng BNI Salurkan Ribuan Paket Alat Tulis Jelang Masuk Sekolah

News

Komisi VII DPR Dorong Kenaikan Plafon KUR Jadi Rp350 Triliun pada 2027

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777