https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tahukah Anda Apa itu GERD?

Redaksi | Rabu, 13/06/2018 20:51 WIB



Terjadi ketika LES rileks dan terbuka ketika Anda tidak menelan. ilustrasi sakit GERD.(Foto : gastosic.vn)

Jakarta - GERD, atau penyakit gastroesophageal reflux adalah kondisi kronis di mana isi perut mengalir ke belakang, naik ke esofagus. Asam lambung membantu mencerna makanan. Ketika asam itu mengalir ke esofagus (tabung yang membawa makanan dari tenggorokan ke perut), itu menyebabkan iritasi yang mengarah ke gejala-gejala GERD.

Sebuah cincin otot yang disebut lower Esophageal Sphincter (LES) biasanya menjaga bagian atas perut Anda tetap tertutup. Rileks dan terbuka saat Anda menelan.

GERD terjadi ketika LES rileks dan terbuka ketika Anda tidak menelan. Ini memungkinkan isi perut Anda mengalir kembali ke kerongkongan. GERD adalah bentuk GER yang lebih serius dan kronis, atau gastroesophageal reflux.

Baca juga :
Bolehkah Kentang Dimakan Setiap Hari?

GERD jelas dapat mengganggu kehidupan sehari-hari, tetapi dengan perawatan, kebanyakan orang bisa mendapatkan bantuan darinya.

Penyebab dan Faktor Risiko
Jika Anda memiliki anggota keluarga dekat yang telah mengalami GERD, Anda mungkin lebih cenderung memiliki kondisi tersebut. Faktor risiko lain termasuk:

Baca juga :
Ini 5 Manfaat Kentang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Merokok, yang merelaksasi sfingter esofagus bagian bawah
- Mengkonsumsi alkohol, kafein, minuman berkarbonasi, coklat, buah jeruk, bawang, peppermint, tomat, atau makanan pedas atau yang digoreng yang semuanya dapat membuat LES rileks.
- Berbaring datar setelah makan
- Memiliki hernia hiatusKehamilan, yang meningkatkan tekanan perut
- Mengangkat benda berat, penyebab lain tekanan perut
- Mengambil obat-obatan seperti estradiolatau estrogen, Prometrium (progesterone), Valium (diazepam ), atau beta blocker

Komplikasi GERD
GERD biasanya tidak mengancam jiwa. Namun dapat mengakibatkan komplikasi, seperti:

Baca juga :
10 Cara Menjaga Sistem Pencernaan agar Tetap Sehat

- Esophagitis (radang esofagus)
- Pendarahan esofagus, atau ulkus akibat esofagitis kronis atau berat
- Bekas luka terserang, yang dapat menyebabkan kerongkongan Anda menyempit dan membuat menelan lebih sulitKerusakan gigiSleep apnea
- Masalah pernapasan, termasuk batuk, suara serak, mengi asma, bronkitis kronis, laringitis kronis, dan pneumonia
- Esofagus Barrett (kondisi pra-kanker yang langka)Kanker esophagus (penyakit yang lebih langka tetapi berpotensi mematikan)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

gerd sakit perut asam lambung sehat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777