https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

WARTA MPR

Nilai Leluhur Memudar, Ini Saran Ketua MPR

Sundari | Selasa, 01/08/2017 20:35 WIB



Dengan kondisi saat ini tentang kebangsaan, Zulkifli menegaskan, harus kembali kepada dasar negara dengan nilai luhur bangsa Indonesia. Ketua MPR, Zulkifli Hasan

Jakarta - Dalam kehidupan Indonesia saat ini, ada dua hal yang menjadi sorotan dan perlu diperhatikan agar tidak memudar, Yakni, nilai luhur dan keadilan. Jika ini terabaikan, maka yang terjadi mengakibatkan kesenjangan.

Hal itu dikemukakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan. Kata dia, Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila sehingga harus beriring dengan keadilan. "Kita tidak ingin nilai-nilai luhur memudar dan juga keadilan. Karena akan terjadi kesenjangan," ujarnya.

"Dengan sistem demokrasi Pancasila, maka rakyatlah yang memunyai peran berdaulat dan berkuasa terhadap negara. Sehingga, keadilan harus benar-benar dirasakan oleh rakyat," ujar Zulkifli.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April
Zulkifli tidak menapik bahwa saat ini memang terjadi kesenjangan dan perlunya memperkuat nilai pancasila kepada rakyat. Dan tugas semua pihak untuk bisa memperkokoh nilai-nilai Pancasila. Sebab, Pancasila sebagai ideologi Indonesia adalah mempersatukan keberagaman masyarakat. "Kita jangan mengkotak-kotak keberagaman itu. Ingat, adanya Pancasila sebagai pemersatu," ujarnya.

Dengan kondisi saat ini tentang kebangsaan, Zulkifli menegaskan, harus kembali kepada dasar negara dengan nilai luhur bangsa Indonesia. Dan yang terpenting agar semua pihak menghentikan konflik perbedaan pendapat dan lainnya.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal
"Kita semua bersaudara. Nilai-nilai leluhur membangun negara ini harus dipertahankan bahkan harus lebih dipererat persatuan dan kesatuan. Tidak ada persoalan suku, agama, kelompok golongan, dan perbedaan. Ingat, kita bersaudara," ujarnya.

Menurutnya, masalah-masalah itu harus dipikirkan saat ini untuk menyiapkan generasi masa mendatang yang memunyai kemampuan berpikir kratif dan inovatif. "Indonesia sudah harus menyiapkan generasi yang berproduktivitas dan bisa menghadapi daya saing di masa mendatang. Ya, harus dibentuknya dari sekarang," ujarnya.

Baca juga :
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777