https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pelni Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026

Aliyudin Sofyan | Senin, 19/10/2026 18:18 WIB



Pelni mengembangkan pemanfaatan kembali material bekas sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah Life jacket kadaluwarsa KM Dobonsolo yang siap didaur ulang. Foto: pelni/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) meraih penghargaan kategori Upcycling Materials Innovation dalam ajang ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Republika di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Utama Pelni, Budi Setyawan Wijaya, dan diserahkan oleh Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard bersama Direktur Republika Rangga Danu Prasetyo.

Penghargaan ini diberikan atas inovasi Pelni dalam mengolah limbah life jacket yang telah memasuki akhir masa pakainya menjadi produk baru yang memiliki nilai tambah.

Baca juga :
Sahroni Desak Polisi Usut Sumber Bahan Baku Pabrik Tramadol di Bandung

Melalui program Upcycle Life Jacket, Pelni mengembangkan pemanfaatan kembali material bekas sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah sekaligus mendorong penerapan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pelni untuk terus mengembangkan inovasi yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perusahaan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi lingkungan. Melalui program Upcycle Life Jacket, kami berupaya mengubah material yang sebelumnya menjadi limbah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya melalui keterangannya.

Baca juga :
Dari Tiongkok, Mentrans Dorong RI Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi

Melalui program tersebut, Pelni mengolah life jacket bekas menjadi berbagai produk, di antaranya sepatu yang hingga 70 persen komponennya berasal dari material daur ulang serta tote bag yang diproduksi dengan memanfaatkan kembali 100 unit life jacket menjadi 50 produk baru. Secara keseluruhan, produk yang dihasilkan dari program ini mengandung sekitar 71 persen material hasil pemanfaatan limbah life jacket.

Dari sisi lingkungan, pemanfaatan material bekas tersebut turut memberikan dampak terukur. Untuk setiap pasang sepatu daur ulang, Pelni memanfaatkan 227 gram material bekas yang berkontribusi pada pencegahan emisi karbon hingga 5,244 kilogram CO2-eq serta penghematan penggunaan air sebesar 755,56 liter dibandingkan proses produksi konvensional.

Baca juga :
Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Hiace vs Truk di Tol Kertosono
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Daur ulang Life Jacket Budi Setyawan Wijaya

Terkini | Senin, 19/10/2026 19:25 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777