https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kemenag: Kesempatan Santri Kuliah ke Luar Negeri Terbuka Lebar

Agus Mughni | Senin, 19/10/2026 15:22 WIB



peluang santri Indonesia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia semakin terbuka lebar Sekretaris Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Arsyad Hidayat melepas keberangkatan 11 santri untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar pada 2026 (Foto: Kemenag)

Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Arsyad Hidayat menyampaikan, peluang santri Indonesia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia semakin terbuka lebar, termasuk Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Hal tersebut disampaikan Arsyad saat melepas keberangkatan 11 santri dari tiga lembaga pendidikan di Jawa Barat untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar pada 2026. Pelepasan itu digelar di Al Mashduqi Islamic School, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/10).

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan santri memiliki bekal keilmuan, karakter, dan kemandirian untuk bersaing di tingkat internasional. Karena itu, akses pendidikan tinggi perlu terus diperluas agar santri dapat mengembangkan kapasitas diri sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca juga :
Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri bagi Perempuan dan Anak

“Kesempatan santri untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, terbuka lebar. Kemandirian dan semangat kompetisi yang tinggi adalah modal penting santri ketika memasuki dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja,” ujar Arsyad dalam keterangan resmi dikutip Senin (19/10).

Menurutnya, para santri memiliki bekal keilmuan, karakter, dan kemandirian yang dapat menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat global. Karena itu, santri perlu terus didorong agar berani mengambil peluang pendidikan yang lebih luas dan mengembangkan kapasitas diri di berbagai bidang.

Baca juga :
Kemenag Minta Maaf soal Pelayanan Akad Nikah, Penghulu Bakal Dievaluasi

Sebanyak 11 santri yang dilepas berasal dari tiga lembaga pendidikan yang terafiliasi dengan Paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir (PAAM) Jawa Barat. Mereka terdiri atas lima santri Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut, tiga santri Pondok Pesantren Miftahul Khoir Al-Azhar Rancaekek, dan tiga santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Furqon Tasikmalaya.

Arsyad mengapresiasi Al Mashduqi Islamic School yang menjadi salah satu lembaga pendidikan dengan akses langsung dari Universitas Al-Azhar dan sejumlah perguruan tinggi internasional lainnya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pesantren memiliki peluang besar untuk terus memperluas jejaring pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusannya.

Baca juga :
Kemenag Buka Bantuan Pendidikan S2-S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syaratnya

Ia juga mendorong santri agar tidak membatasi pilihan studi hanya pada ilmu agama, tetapi turut menjajaki berbagai disiplin ilmu lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.

“Al-Azhar adalah sumber ilmu dan ajaran Islam yang moderat. Ini capaian yang luar biasa. Saya berharap para santri juga mengenyam ragam bidang studi lain, tidak hanya bidang agama,” katanya.

Direktur Al Mashduqi Islamic School Garut, Arif Bakhtiar, menjelaskan bahwa pelepasan kali ini merupakan keberangkatan santri angkatan keempat menuju Al-Azhar. Al Mashduqi merupakan satu dari 17 pesantren di Indonesia yang menjadi cabang Ma’had Al-Azhar Kairo, sekaligus satu-satunya di Jawa Barat.

Para santri yang diberangkatkan telah terdaftar sebagai mahasiswa Al-Azhar tahun 2026. Setelah dinyatakan lulus Imtihan Syahadah Ma’had Al-Azhar, mereka dapat melanjutkan studi tanpa mengikuti tes tambahan maupun tahun pembekalan bahasa.

Skema tersebut menjadi salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan santri untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri. Dukungan lembaga pendidikan, jejaring alumni, serta persiapan akademik yang terarah menjadi bagian penting dalam membuka akses tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sesditjen Pesantren Kementerian Agama Arsyad Hidayat Santri Kuliah ke Luar Negeri

Terkini | Senin, 19/10/2026 16:28 WIB

News

Nigeria Hadapi Beban TBC Tinggi, Stigma dan Pengungsian Persulit Pengobatan

News

Legislator PKB: Potongan Ojol 8 Persen Belum Dongkrak Pendapatan Driver

News

Respons Menko Polkam soal Status Bencana Nasional Karhutla-Bantuan Asing

News

Pemadaman Karhutla Kalteng Diperkuat, Puluhan Kali Water Bombing Dikerahkan

News

Kemenag: Kesempatan Santri Kuliah ke Luar Negeri Terbuka Lebar

News

Asap Karhutla Meluas, Kemenkes Siapkan Masker, Oksigen, dan Obat-obatan

News

MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid Saat Tiba di Indonesia

News

BMKG Evaluasi Penyemaian Dry Ice Usai Video Es Rusak Atap Rumah Viral

News

Menlu Iran Tuduh Netanyahu Dorong AS Perang Lagi demi Hindari Penjara

Humanika

Disorot Soal Larangan Hijab, Ini 7 Fakta Menarik Negara Azerbaijan

MAKI Ungkap Data Perjalanan Nusron Wahid di Malaysia Saat Dipanggil KPK

Olahraga

Widiasih Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Humanika

Sejarah Revolusi Prancis, Peristiwa yang Mengubah Peta Politik Dunia

News

ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Terkait Korupsi Dana Bencana

News

Ketua Komisi III Ingatkan Bahaya Politisasi RUU Perampasan Aset

Olahraga

Arteta Puji Kesabaran Pemainnya usai Menang Tipis atas Nottingham Forest

News

Kebebasan Beragama Hak Fundamental yang Harus Dilindungi

News

Legislator Golkar Minta Pemerintah Kurangi Ketergantungan Pangan Impor

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777