https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asap Karhutla Meluas, Kemenkes Siapkan Masker, Oksigen, dan Obat-obatan

Agus Mughni | Senin, 19/10/2026 15:10 WIB



Foto: Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Indonesia. (Gemini)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan kesehatan untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Langkah ini mencakup pengiriman tambahan 500 ribu masker untuk setiap provinsi terdampak, penyediaan alat konsentrator oksigen, penambahan obat-obatan, hingga penguatan layanan rumah oksigen di puskesmas.

Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanganan karhutla bidang kesehatan di Jakarta, Sabtu (17/10). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menekankan perlunya respons darurat terpadu antara pemerintah pusat dan daerah untuk menangani dampak kesehatan akibat asap karhutla.

"Pemenuhan kebutuhan medis dan logistik harus dieksekusi sesegera mungkin. Kita semua harus bergerak bersama mengambil langkah cepat dan sigap untuk mengatasi ancaman kesehatan yang dihadapi masyarakat terdampak Karhutla," ujar Sugiono dalam keterangan resmi Kemenkes.

Baca juga :
BMKG Evaluasi Penyemaian Dry Ice Usai Video Es Rusak Atap Rumah Viral
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan percepatan distribusi logistik medis dan penyiapan layanan kesehatan darurat melalui kolaborasi erat dengan dinas kesehatan setempat untuk melindungi masyarakat terdampak.

Rapat koordinasi tersebut melibatkan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota dari tujuh wilayah terdampak karhutla (Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah), kepala puskesmas, serta kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkes.

Baca juga :
Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Minta Warga Batasi Keluar Rumah

Pertemuan harian ini bertujuan memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam memetakan kondisi terkini masyarakat di lapangan sekaligus memastikan bantuan medis tiba tepat waktu dan tepat sasaran.

Menkes Budi menegaskan, pemenuhan kebutuhan logistik kesehatan di daerah terdampak asap tebal tidak boleh tertunda dan memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menginstruksikan pengiriman 500 ribu masker tambahan untuk setiap provinsi terdampak, disertai oxygen concentrator (OC) dan obat-obatan sesuai kebutuhan daerah.

Baca juga :
Indonesia Uji Teknologi Es Kering untuk Urai Kabut Asap Karhutla

"Kirimkan segera 500 ribu masker tambahan untuk setiap provinsi terdampak, beserta oxygen concentrator, dan pasokan obat-obatan yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Seluruh Puskesmas di wilayah terdampak wajib membuka layanan rumah oksigen dan menjamin ketersediaan obat-obatan, khususnya untuk penanganan ISPA dan diare," kata Menkes Budi.

Untuk memberi perhatian khusus kepada anak, ibu hamil, dan lansia, Kemenkes bersama pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat dan tenaga kesehatan setempat menyiagakan penjangkauan layanan Posyandu ke rumah-rumah.

Layanan Posyandu ke rumah warga tersebut disiapkan untuk memastikan anak, ibu hamil, dan lansia tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal saat masyarakat diimbau bertahan di dalam rumah.

Selain itu, Menkes juga meminta kepada tenaga kesehatan memberikan pertolongan kepada para pemadam kebakaran yang tengah bertugas yang membutuhkan layanan kesehatan di lapangan.

Guna memperkuat penanganan krisis di lapangan bersama dinas kesehatan setempat, Kemenkes menerjunkan kembali tim Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) guna memantau distribusi bantuan, operasional rumah oksigen, serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Tim juga turun langsung untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan warga agar penanganan dapat berjalan efektif, terpadu, dan sesuai kebutuhan daerah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Kesehatan Asap Karhutla Bantuan Kesehatan

Terkini | Senin, 19/10/2026 16:09 WIB

News

Legislator PKB: Potongan Ojol 8 Persen Belum Dongkrak Pendapatan Driver

News

Respons Menko Polkam soal Status Bencana Nasional Karhutla-Bantuan Asing

News

Pemadaman Karhutla Kalteng Diperkuat, Puluhan Kali Water Bombing Dikerahkan

News

Kemenag: Kesempatan Santri Kuliah ke Luar Negeri Terbuka Lebar

News

Asap Karhutla Meluas, Kemenkes Siapkan Masker, Oksigen, dan Obat-obatan

News

MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid Saat Tiba di Indonesia

News

BMKG Evaluasi Penyemaian Dry Ice Usai Video Es Rusak Atap Rumah Viral

News

Menlu Iran Tuduh Netanyahu Dorong AS Perang Lagi demi Hindari Penjara

Humanika

Disorot Soal Larangan Hijab, Ini 7 Fakta Menarik Negara Azerbaijan

MAKI Ungkap Data Perjalanan Nusron Wahid di Malaysia Saat Dipanggil KPK

Olahraga

Widiasih Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Humanika

Sejarah Revolusi Prancis, Peristiwa yang Mengubah Peta Politik Dunia

News

ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Terkait Korupsi Dana Bencana

News

Ketua Komisi III Ingatkan Bahaya Politisasi RUU Perampasan Aset

Olahraga

Arteta Puji Kesabaran Pemainnya usai Menang Tipis atas Nottingham Forest

News

Kebebasan Beragama Hak Fundamental yang Harus Dilindungi

News

Legislator Golkar Minta Pemerintah Kurangi Ketergantungan Pangan Impor

Olahraga

Imbang Lawan Leeds, Carrick Sebut Jadi Titik Awal Kebangkitan MU

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777