https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BMKG Evaluasi Penyemaian Dry Ice Usai Video Es Rusak Atap Rumah Viral

Agus Mughni | Senin, 19/10/2026 14:55 WIB



Evaluasi dilakukan untuk memastikan ukuran material yang disemai dari pesawat sesuai ketentuan dan pelaksanaan modifikasi cuaca tetap aman bagi masyarakat Pengujian teknologi es kering atau dry ice untuk membantu mengurai kabut asap berbahaya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) (Foto: BNPB)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengevaluasi prosedur penyemaian dry ice dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan (Sumsel), menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan dugaan bongkahan es merusak atap rumah warga di Palembang.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan ukuran material yang disemai dari pesawat sesuai ketentuan dan pelaksanaan modifikasi cuaca tetap aman bagi masyarakat, termasuk warga yang berada di bawah jalur penerbangan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Siswanto, mengatakan bahan baku dry ice untuk penyemaian awan idealnya berukuran sekitar tiga milimeter. Namun, material yang disimpan dalam ruang pembeku bersuhu sangat rendah berpotensi menyatu hingga membentuk bongkahan.

Baca juga :
Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Minta Warga Batasi Keluar Rumah

Siswanto menjelaskan, pada hari pertama uji penyemaian menggunakan teknologi tersebut, lubang pembuangan material di pesawat belum dilengkapi jaring penyaring khusus. Kondisi itu kemudian menjadi bahan evaluasi tim operasional.

Sebagai tindak lanjut, BMKG memasang penyaring dan alat pemecah untuk memastikan ukuran dry ice yang keluar dari pesawat lebih kecil saat disemai ke awan.

Baca juga :
Indonesia Uji Teknologi Es Kering untuk Urai Kabut Asap Karhutla

“Untuk hari berikutnya itu sudah menjadi evaluasi kami, itu ada penyaring ukurannya sendiri, kemudian ada alat pemecahnya, sehingga ukuran dry ice pada saat disemai sudah kecil,” kata SIswanto dalam keterangannya, Senin (19/10).

Terkait video yang beredar di media sosial mengenai dugaan bongkahan dry ice yang menimpa dan membolongi atap rumah warga, pihaknya meragukan material tersebut dapat merusak atap berbahan seng.

Baca juga :
Fase Bulan Baru, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta
Bongkahan es yang dijatuhkan dari ketinggian akan mengalami gesekan dengan udara selama proses jatuh, sehingga ukurannya diperkirakan mengecil sebelum mencapai permukaan tanah.
“Kalau dampaknya sampai merusak atap ini kayaknya kurang jelas, kalau atap seng saya yakin enggak. Karena kalaupun bongkahan awal agak besar, ketika dijatuhkan dari ketinggian tertentu dia akan tergesek oleh angin, harusnya mengecil,” ujarrnya.

Meski demikian, BMKG memastikan evaluasi terhadap prosedur operasional penyemaian awan terus dilakukan untuk menjaga keamanan pelaksanaan OMC, termasuk bagi masyarakat yang berada di bawah jalur penerbangan.

“Kami terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan OMC ini tetap berjalan optimal dan aman bagi masyarakat,” kata Siswanto. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info BMKG Penyemaian Dry Ice Atap Rumah Asap Karhutla

Terkini | Senin, 19/10/2026 16:09 WIB

News

Legislator PKB: Potongan Ojol 8 Persen Belum Dongkrak Pendapatan Driver

News

Respons Menko Polkam soal Status Bencana Nasional Karhutla-Bantuan Asing

News

Pemadaman Karhutla Kalteng Diperkuat, Puluhan Kali Water Bombing Dikerahkan

News

Kemenag: Kesempatan Santri Kuliah ke Luar Negeri Terbuka Lebar

News

Asap Karhutla Meluas, Kemenkes Siapkan Masker, Oksigen, dan Obat-obatan

News

MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid Saat Tiba di Indonesia

News

BMKG Evaluasi Penyemaian Dry Ice Usai Video Es Rusak Atap Rumah Viral

News

Menlu Iran Tuduh Netanyahu Dorong AS Perang Lagi demi Hindari Penjara

Humanika

Disorot Soal Larangan Hijab, Ini 7 Fakta Menarik Negara Azerbaijan

MAKI Ungkap Data Perjalanan Nusron Wahid di Malaysia Saat Dipanggil KPK

Olahraga

Widiasih Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Humanika

Sejarah Revolusi Prancis, Peristiwa yang Mengubah Peta Politik Dunia

News

ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Terkait Korupsi Dana Bencana

News

Ketua Komisi III Ingatkan Bahaya Politisasi RUU Perampasan Aset

Olahraga

Arteta Puji Kesabaran Pemainnya usai Menang Tipis atas Nottingham Forest

News

Kebebasan Beragama Hak Fundamental yang Harus Dilindungi

News

Legislator Golkar Minta Pemerintah Kurangi Ketergantungan Pangan Impor

Olahraga

Imbang Lawan Leeds, Carrick Sebut Jadi Titik Awal Kebangkitan MU

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777