https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kemendikdasmen Gandeng 15 Mitra Sediakan Konten Gratis di Rumah Pendidikan

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 14/10/2026 13:55 WIB



Pusdatin Kemendikdasmen menggandeng 15 mitra untuk menyediakan ribuan konten pembelajaran gratis di platform Rumah Pendidikan. Ilustrasi siswa memanfaatkan layar interaktif untuk mengakses materi pembelajaran di sekolah (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng 15 mitra untuk menyediakan ribuan konten pembelajaran gratis di Rumah Pendidikan.

Penanggung Jawab Jejaring dan Kemitraan Pusdatin Kemendikdasmen, Tuti Alawiyah, mengatakan bahwa pengadaan konten pembelajaran interaktif biasanya membutuhkan biaya yang tergolong tinggi jika dibeli secara komersial.

"Kalau aslinya tuh agak lumayan deh. Jadi, satu konten tuh bisa sekitar antara range 10 sampai 25 juta," kata Tuti saat ditemui di SMAN 1 Jakarta, pada Rabu (14/10).

Baca juga :
10 Finalis Duta Bahasa Nasional 2026, DKI Jakarta Sabet Gelar Terbaik I

Namun, lanjut Tuti, melalui skema kemitraan yang dibangun Pusdatin, lebih dari 15 mitra penyedia konten bersedia memberikan materi-materi tersebut secara cuma-cuma.

"Nah, kalau dari Pusdatin, dari kami pendekatannya mitra. Saat ini kita sudah bermitra lebih dari 15 mitra yang kontribusi konten, dan sudah lebih dari 2.000-an konten yang dikontribusikan oleh mitra secara for free," kata dia.

Baca juga :
Kemendikdasmen Harap Duta Bahasa Jadi Teladan Literasi

Tuti mengungkapkan bahwa capaian lebih dari 2.000 konten gratis tersebut telah jauh melampaui target awal Pusdatin pada tahun ini yang semula dipatok sebanyak 1.000 konten.

Salah satu mitra yang telah berkontribusi ialah Pesona Edu, yang menyumbangkan konten interaktif untuk kelompok mata pelajaran sains dan matematika.

Baca juga :
Daftar Lengkap 62 Finalis Duta Bahasa Nasional 2026

Selain jalur kemitraan yang dikelola Pusdatin, pengadaan konten di kementerian juga dilakukan secara internal, salah satunya sayembara bahan ajar bagi para guru.

Lebih lanjut, Pusdatin juga mengelola 1.450 komunitas guru pejuang digital (GDP) yang dibekali pelatihan intensif agar mampu mempraktikkan, mendokumentasikan, serta menyebarluaskan metode pembelajaran digital di ruang kelas dan media sosial.

"Si GPD ini yang kita latih terus karena harapannya mereka bisa satu level di atas guru-guru biasa. Mereka tahu cara pakainya, memanfaatkan di kelas, mendokumentasikan, dan membagikannya ke kanal medsos," ujar Tuti.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Rumah Pendidikan Sapa Sekolah Kemendikdasmen RI Tuti Alawiyah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777