Bek Manchester United, Lisandro Martinez (Foto: Sky Sports)
London, Jurnas.com - Bek tengah Manchester United (MU), Lisandro Martinez, memberikan pembelaan terhadap pelatih kepala Michael Carrick, sekaligus mengecam petinggi klub di balik layar menyusul kekalahan 0-2 Setan Merah dari Atletico Madrid di Liga Champions pada Rabu (14/10) dini hari.
Kekalahan di Riyadh Air Metropolitano tersebut kian memperpanjang tren negatif United yang belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir.
Gol cepat Pablo Barrios pada menit pertama dan gol Ademola Lookman pada menit ke-79 memastikan kemenangan bagi Atletico Madrid. Seusai laga, Martinez secara mengejutkan melontarkan kritik terbuka terkait komposisi skuad yang dibangun oleh jajaran manajemen, terutama Direktur Teknik Jason Wilcox.
"Kami menjalani musim yang fantastis musim lalu dan kini kami mengharapkan lebih dari pihak pimpinan. Saya mengharapkan lebih banyak kualitas. Ya (ini bukan skuad berstandar Liga Champions), 100 persen," kata Martinez dikutip dari Sports Mole.
"Saya mengharapkan lebih dari direktur teknik kami dan sebagai pemain kami juga harus berbuat lebih, tetapi penting untuk membangun skuad yang kuat demi menghadapi malam-malam seperti ini," dia menambahkan.
Martinez menambahkan bahwa Carrick telah mengerahkan upaya terbaiknya dan masalah tim tidak bisa semata-mata dibebankan kepada staf pelatih dan para pemain di lapangan.
"Anda tidak bisa bertahan dengan apa yang Anda lakukan musim lalu. Tim-tim lawan mengetahui setiap detail dan jika Anda tidak berubah, itu adalah masalah besar. Sangat mudah menyalahkan pelatih dan pemain, tetapi Anda harus melihat area-area lain," kata dia.
Kekalahan ini membuat MU hanya mampu meraih dua kemenangan sepanjang musim berjalan, yakni saat bersua Ipswich Town dan Sabah, dengan menelan tiga kekalahan dari lima laga terakhir. Situasi ini menempatkan masa depan Carrick di bawah ancaman pemecatan setelah menjabat sejak Januari lalu.
Kendati demikian, kekecewaan Martinez dinilai mencerminkan kegagalan klub di bursa transfer, di mana manajemen tidak berhasil mendatangkan pemain sayap kiri murni maupun suksesor untuk Luke Shaw yang mengalami penurunan performa.
Di sisi lain, luapan emosi Martinez juga menuai kritik tersendiri, mengingat penampilan pemain bertahan asal Argentina itu sendiri kerap mengalami inkonsistensi yang turut berkontribusi pada rapuhnya lini belakang Setan Merah.
Rabu, 14/10/2026 16:13 WIB
Rabu, 14/10/2026 15:50 WIB
Rabu, 14/10/2026 15:47 WIB
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB