https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Taktik Baru Iran di Selat Hormuz

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 14/10/2026 15:45 WIB



Harga minyak dunia mengalami kenaikan setelah dua kapal diserang di Selat Hormuz dan pejabat Iran mengonfirmasi penerapan taktik serangan baru. Ilustrasi pengiriman minyak melalui Selat Hormuz (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Harga minyak dunia mengalami kenaikan setelah dua kapal diserang di Selat Hormuz dan pejabat Iran mengonfirmasi penerapan taktik serangan baru terhadap kapal-kapal yang melintasi jalur laut strategis tersebut.

Minyak mentah berjangka Brent naik 34 sen atau 0,3 persen menjadi USD 106,03 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 28 sen atau 0,3 persen menjadi USD 94,42 per barel.

Melansir Arabnews, pejabat Iran mengungkapkan bahwa perubahan strategi penyerangan tersebut telah dimulai sejak sekitar 10 hari lalu terhadap kapal-kapal yang dinilai melanggar pembatasan Iran, yang memicu lonjakan insiden serangan di kawasan Selat Hormuz.

Baca juga :
Gertak Iran, Trump: Kami Akan Berikan Pelajaran Keras

Pengakuan atas perubahan taktik ini mengemuka setelah sebuah kapal kontainer dan kapal tanker dihantam proyektil tidak dikenal di Selat Hormuz, menurut laporan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).

Langkah Tehran tersebut dinilai sebagai upaya menjaga harga minyak tetap tinggi sekaligus memengaruhi peta politik menjelang pemilihan sela di Amerika Serikat.

Baca juga :
Pakistan Desak Iran dan AS Patuhi MoU Islamabad

Kepala Analis Pasar di Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menyoroti bahwa pengakuan terbuka pihak Iran menunjukkan niat untuk memanfaatkan posisi geografis Selat Hormuz guna menekan perekonomian global.

Selain eskalasi di Selat Hormuz, ketegangan pasar energi juga didorong oleh serangan kelompok Houthi terhadap gedung administratif milik perusahaan minyak negara Saudi Aramco di Kota Dhahran yang menyebabkan kebakaran terbatas. Kelompok Houthi juga gencar meluncurkan rudal balistik dan drone ke Arab Saudi, termasuk serangan ke bandara internasional di Riyadh.

Baca juga :
Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS di Selat Hormuz, Ketegangan Memanas

Analis Strategi Utama Nissan Securities Investment, Hiroyuki Kikukawa, menilai kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik di kawasan Teluk menjadi pendorong utama kenaikan harga, meskipun prospek lonjakan ekspor diesel dari Rusia diperkirakan dapat menahan pergerakan harga minyak agar tidak melonjak terlalu tajam.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Harga Minyak Dunia Perang Iran Selat Hormuz

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777