https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Kaji Tanggapan Amerika Serikat Terkait Pembukaan Selat Hormuz

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 12/10/2026 21:05 WIB



Pemerintah Iran menyatakan masih meninjau tanggapan Amerika Serikat terkait usulan pembukaan kembali Selat Hormuz Pemandangan Selat Hormuz (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Iran menyatakan masih meninjau tanggapan Amerika Serikat terkait usulan pembukaan kembali Selat Hormuz dan akan memberikan balasan resmi melalui pihak perantara setelah proses evaluasi selesai.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers pada Senin (12/10).

Baghaei menjelaskan bahwa Iran terus melakukan pertukaran pesan secara tidak langsung melalui negara penengah.

Baca juga :
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Ancam Kapal Matikan Navigasi

Qatar dan Pakistan menjadi di antara negara mediator yang memfasilitasi komunikasi tersebut guna mengakhiri konflik yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu.

Sebelumnya, Iran mengajukan usulan pembukaan Selat Hormuz pada pertengahan September dan mengonfirmasi telah menerima jawaban dari Amerika Serikat.

Baca juga :
Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS, Pembukaan Selat Hormuz Masih Buntu

Namun, proses diplomasi tersebut tertahan setelah Kepala Keamanan Nasional Iran pada Minggu menyatakan bahwa tanggapan dari Washington belum secara memadai menjawab tujuh syarat yang diajukan Teheran.

Perbedaan mendasar kedua belah pihak terletak pada prioritas pembahasan. Pihak Amerika Serikat mendesak agar program nuklir Iran dibahas sejak awal perundingan.

Baca juga :
Kapal Supertanker Meledak Usai Tabrak Ranjau Selat Hormuz

Sebaliknya, Teheran menuntut agar negosiasi difokuskan terlebih dahulu pada pembukaan kembali Selat Hormuz serta pemulihan keamanan di jalur perairan strategis tersebut.

Sebelum perang pecah, Selat Hormuz merupakan jalur maritim vital yang dilalui sekitar satu per lima dari total perdagangan minyak bumi dan gas alam cair dunia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Selat Hormuz Perang Iran Iran AS

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777