Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (Istimewa)
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA untuk segera melakukan transformasi total. Langkah ini dinilai mendesak guna mendukung arah industrialisasi nasional serta memenuhi tingginya kebutuhan armada transportasi kereta api di dalam negeri.
"Kita harus melihat bahwa dalam rangka menuju industrialisasi, INKA juga harus bertransformasi. Tidak bisa dengan kualitas yang tidak baik. Makanya saya sudah memanggil direksi INKA, ke depannya INKA juga harus bertransformasi," tegas Dony di Jakarta, Kamis.
Pernyataan tersebut mencuat di tengah wacana penggunaan produk dalam negeri untuk menutupi kebutuhan armada Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek, yang saat ini disandingkan dengan rencana pengajuan impor trainset bekas dari Jepang. Dony menekankan bahwa seluruh BUMN wajib membenahi kinerja dan standar kualitasnya agar mampu bersaing dan tetap relevan.
Dukungan Impor KRL Demi Mobilitas Publik
Terkait rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang ingin mengimpor KRL bekas dari Jepang, Danantara menyatakan dukungan penuh. Dony menilai langkah percepatan tersebut sangat krusial karena berkaitan langsung dengan mobilitas harian masyarakat.
Untuk menindaklanjuti hal ini, Dony menjadwalkan pertemuan khusus dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta Direktur Utama PT KAI guna menghitung secara detail pasti kebutuhan armada masyarakat.
"Pada dasarnya kami tentu sangat mendukung apapun yang dibutuhkan dalam langkah percepatan transportasi kita. Jika transportasi publik berjalan baik, polusi udara akan menurun seiring dengan berkurangnya konsumsi BBM," tambah Dony.
Kebutuhan 23 Trainset KRL Jabodetabek
Sebelumnya, usulan pengadaan KRL bekas dari Jepang telah disampaikan oleh Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI dan telah mengantongi persetujuan.
PT KAI mencatat kebutuhan mendesak sebanyak 23 trainset untuk mengimbangi lonjakan penumpang KRL Jabodetabek yang terus meningkat. Rincian pengadaan armada tersebut mencakup:
Langkah impor ini diambil sebagai solusi jangka pendek untuk menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan pengguna jasa moda transportasi massal di wilayah metropolitan.
Kamis, 08/10/2026 14:28 WIB
Sabtu, 26/09/2026 17:05 WIB