https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

NATO Respons Enteng Ancam Rusia, Anggap Gertak Sambal

Mutiul Alim | Rabu, 30/09/2026 23:11 WIB



Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa tidak ada ancaman militer langsung dari Rusia terhadap wilayah aliansi tersebut. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte (Foto: Reuters)

Brussels, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa tidak ada ancaman militer langsung dari Rusia terhadap wilayah aliansi tersebut. Pernyataan ini disampaikan Rutte sebagai respons atas dokumen peringatan dari Moskow terkait wilayah eksklave Kaliningrad.

Rutte menjelaskan bahwa penilaian tingkat ancaman dari pihak Rusia tidak mengalami perubahan dibandingkan periode tiga minggu, tiga bulan, maupun satu tahun sebelumnya.

Peringatan Moskow tersebut tercantum dalam sebuah dokumen resmi yang dilaporkan Reuters pada Rabu (30/9). Dalam dokumen itu, Rusia mengancam siap menggunakan senjata nuklir apabila aliansi negara Barat mencoba memutus akses menuju Kaliningrad, wilayah di Laut Baltik yang berada di antara Polandia dan Lithuania.

Baca juga :
NATO Ungkap 5.000 Penerbangan Militer AS Sokong Operasi Lawan Iran

Menanggapi gertakan tersebut, Rutte menyebut NATO menyikapinya dengan cukup tenang dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Euronews di Brussel.

"Pada dasarnya apa yang kami katakan adalah: `Dengar, kami adalah aliansi pertahanan dan hentikan ancaman nuklir itu`," ujar Rutte.

Baca juga :
NATO akan Dukung Ukraina hingga Menang

Dia menambahkan bahwa jika Rusia berniat melakukan aksi militer terhadap Finlandia, negara-negara Baltik, Polandia, atau anggota NATO lainnya, tindakan tersebut pasti diawali oleh penumpukan kekuatan militer.

Rutte juga menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) akan tetap berkomitmen dalam mempertahankan Eropa melalui sarana konvensional maupun nuklir.

Baca juga :
Koalisi Bubar, PM Belanda Ingin Pensiun dari Politik

Di saat yang sama, aliansi akan terus melanjutkan fokus utamanya, yakni memberikan dukungan bagi Ukraina serta berinvestasi pada pertahanan aliansi. Rutte turut menilai Presiden Rusia Vladimir Putin sama sekali tidak memiliki iktikad untuk bernegosiasi demi mengakhiri perang di Ukraina.

"Dibutuhkan dua orang untuk menari tango. Sejauh ini, Vladimir Putin tampaknya tidak bersedia menari tango dalam hal kesepakatan damai," dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sekjen NATO Mark Rutte Ancaman Nuklir Rusia

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

Senin, 28/09/2026 09:25 WIB
Gaya Hidup

Hari Kereta Api Nasional Setiap 28 September, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777