https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jerman Catat 12.500 Kematian Terkait Gelombang Panas Sepanjang Tahun Ini

Agus Mughni | Kamis, 13/08/2026 19:31 WIB



Jumlah tersebut bahkan telah melampaui total kematian terkait panas dalam satu tahun penuh pada beberapa tahun sebelumnya Ilustrasi cuaca panas ekstrem. (Foto: VOI)

Jakarta, Jurnas.com - Sekitar 12.500 orang di Jerman meninggal akibat dampak panas ekstrem sepanjang tahun ini, menurut laporan terbaru Robert Koch Institute (RKI). Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak pencatatan kematian terkait panas dimulai pada 2016.

Data RKI mencakup periode 6 April hingga 2 Agustus 2026. Jumlah tersebut bahkan telah melampaui total kematian terkait panas dalam satu tahun penuh pada beberapa tahun sebelumnya.

Pada 2018, RKI mencatat sekitar 9.400 kematian terkait panas, sedangkan pada 2019 mencapai sekitar 7.700 kematian. RKI menegaskan angka tahun ini masih merupakan perkiraan konservatif, sehingga jumlah sebenarnya berpotensi lebih tinggi.

Baca juga :
Peneliti Kaitkan Suhu Panas dengan Lonjakan Masalah Kesehatan Mental Anak

Dampak paling besar tercatat saat gelombang panas pada 22–28 Juni. RKI memperkirakan sekitar 9.600 orang meninggal akibat penyebab terkait panas hanya dalam satu pekan tersebut.

Pada periode itu, suhu di sejumlah wilayah Jerman mendekati 40 derajat Celsius.

Baca juga :
Slovakia Tetapkan Status Darurat Kekeringan Air

Menurut RKI, peningkatan kematian terkait panas biasanya mulai terlihat ketika suhu rata-rata mingguan mencapai sekitar 20 derajat Celsius, yang dihitung berdasarkan suhu siang dan malam selama sepekan.

Pada pekan 27 Juli–2 Agustus, suhu rata-rata mingguan nasional Jerman masih mencapai 21,6 derajat Celsius.

Baca juga :
Tiga Singa Betina Mati Diduga Akibat Panas Ekstrem

Kematian terkait panas paling banyak terjadi pada kelompok usia lanjut. Sekitar 6.300 korban berusia 85 tahun atau lebih.

Lebih dari 3.100 kematian tercatat pada kelompok usia 75–84 tahun, sementara hampir 1.900 korban berusia 65–74 tahun. Sekitar 1.200 kematian terjadi pada penduduk berusia di bawah 65 tahun.

Data tersebut menunjukkan besarnya dampak panas ekstrem terhadap kelompok lanjut usia, terutama ketika suhu tinggi berlangsung selama beberapa hari.

Saarland dan Rhineland-Palatinate menjadi dua negara bagian dengan tingkat kematian terkait panas tertinggi.

RKI mencatat angka 43,4 kematian per 100.000 penduduk di Saarland dan 38,7 per 100.000 penduduk di Rhineland-Palatinate. Secara nasional, angkanya mencapai sekitar 15 kematian per 100.000 penduduk.

RKI juga mengingatkan bahwa angka tersebut belum tentu mencerminkan keseluruhan dampak panas terhadap kematian. Perkiraan yang dirilis saat ini masih bersifat konservatif.

Sebagai catatan, angka 12.500 dalam data sumber merujuk pada periode 6 April–2 Agustus 2026, bukan keseluruhan tahun kalender 2026. (*)

Sumber: Anadolu

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gelombang Panas Pencatatan Kematian Wilayah Jerman Panas Ekstrem

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777