Sungai Rhine di Jerman mengalami gangguan serius akibat permukaan air yang sangat rendah atau surut, membuat kapal-kapal kargo harus mengurangi muatan dan meningkatkan biaya transportasi (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Sungai Rhine di Jerman mengalami gangguan serius akibat permukaan air yang sangat rendah atau surut, membuat kapal-kapal kargo harus mengurangi muatan dan meningkatkan biaya transportasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga miliaran euro.
Di Duisburg, kedalaman alur pelayaran dilaporkan sekitar 1,85 meter, sementara di titik kritis dekat Kaub turun menjadi sekitar 1,30 meter. Kedalaman tersebut membuat kapal pengangkut barang semakin sulit melintas.
Kondisi itu bahkan membuat jalur pelayaran Rhine seolah terbelah. Kapal dari Belanda dilaporkan sebagian besar kesulitan melanjutkan perjalanan melewati kawasan Ruhr hingga Cologne, sementara kapal yang berada di bagian selatan menghadapi kendala untuk mencapai pelabuhan laut.
Untuk menghindari kapal terlalu dalam masuk ke air, perusahaan angkutan terpaksa memangkas muatan secara signifikan. Salah seorang nakhoda yang dikutip penyiar Belanda NOS mengatakan kapalnya hanya beroperasi dengan sekitar 20 persen kapasitas.
Pengurangan muatan tersebut berdampak langsung pada biaya pengiriman. Kenaikan ongkos transportasi bahkan membuat sejumlah pelanggan memilih menunda atau membatalkan pengiriman.
Gangguan di Rhine menjadi perhatian serius karena sungai tersebut merupakan salah satu jalur transportasi industri terpenting di Jerman. Berbagai aktivitas ekonomi bergantung pada kelancaran pengangkutan barang melalui jalur air tersebut.
NOS mengutip Kiel Institute for the World Economy yang memperingatkan bahwa rendahnya permukaan air Rhine dapat menghapus pertumbuhan ekonomi Jerman yang saat ini masih terbatas.
Risiko tersebut muncul ketika aktivitas pelayaran belum kembali normal dan biaya logistik terus meningkat. Jika kondisi air tetap rendah, tekanan terhadap rantai pasok dan sektor industri dapat semakin besar.
Persoalan lain adalah belum adanya tanda perbaikan dalam waktu dekat. Curah hujan signifikan diperkirakan belum akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga pemulihan tingkat air Rhine masih menghadapi ketidakpastian. (*)
Sumber: Anadolu
Kamis, 13/08/2026 13:05 WIB
Selasa, 04/08/2026 14:16 WIB