Logo perusahaan Meta (Foto: Reuters)
San Francisco, Jurnas.com - Meta Platforms sedang dalam pembicaraan untuk menyewakan daya komputasi kepada Anthropic, dalam sebuah kesepakatan potensial senilai hingga $10 miliar selama dua tahun.
Saham raksasa media sosial tersebut sedikit memangkas kerugiannya setelah munculnya isu ini, dan ditutup turun lebih dari 2 persen di tengah aksi jual saham teknologi yang lebih luas pada Jumat (17/7) kemarin.
Kesepakatan semacam itu akan membantu Meta melakukan diversifikasi di luar iklan, dengan menghasilkan pendapatan dari infrastrukturnya dan bersaing dengan perusahaan-perusahaan neocloud seperti CoreWeave dan Nebius, seiring dengan meningkatnya adopsi alat AI canggih yang mendorong kebutuhan akan kapasitas komputasi.
Pencipta Claude Code tersebut akan membayar Meta dalam cicilan bulanan selama periode dua tahun, meskipun persyaratannya masih dapat berubah, menurut sumber yang mengetahui masalah ini.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (18/7), sumber anonim tersebut menambahkan bahwa kedua perusahaan akan dapat keluar dari perjanjian apapun lebih awal.
Anthropic, yang sedang bersiap untuk penawaran umum perdana (IPO), telah mengusulkan kesepakatan itu pada Juni lalu dan Meta sedang mempertimbangkannya. DIa menambahkan bahwa pembicaraan menjadi rumit karena Meta tidak memiliki bisnis yang berfokus pada penjualan daya komputasinya.
Diskusi ini masih dalam tahap awal dan mungkin tidak menghasilkan kesepakatan, menurut sumber tersebut. Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters, sementara Anthropic menolak untuk berkomentar.
Potensi kesepakatan ini menggemakan strategi yang baru-baru ini ditempuh oleh SpaceX milik Elon Musk, usai Anthropic membuat kesepakatan pada Mei untuk memanfaatkan daya komputasi penuh dari pusat data Colossus 1 miliknya di Memphis, Tennessee.
Dalam rapat pemegang saham Meta pada Mei lalu, CEO Mark Zuckerberg mengatakan bahwa memasuki bisnis komputasi awan (cloud computing) akan menjadi pertimbangan perusahaan ke depannya, dengan mencatat bahwa berbagai perusahaan mendatangi Meta hampir setiap minggu untuk membeli akses ke model AI-nya atau cadangan daya komputasinya.
Sabtu, 18/07/2026 10:15 WIB