https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sholat Istikharah untuk Memilih Jodoh, Bolehkah?

Vaza Diva | Minggu, 12/07/2026 07:07 WIB



Memilih pasangan hidup merupakan salah satu keputusan terbesar dalam kehidupan seorang Muslim. Ilustrasi - Sholat Istikharah (Foto: Kompasiana)

Jakarta, Jurnas.com - Memilih pasangan hidup merupakan salah satu keputusan terbesar dalam kehidupan seorang Muslim.

Tidak sedikit orang yang merasa bimbang ketika dihadapkan pada pilihan calon pasangan yang sama-sama memiliki kelebihan.

Dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT melalui sholat istikharah.

Baca juga :
Panduan Mengurus Visa Umrah agar Bebas Kendala

Para ulama sepakat bahwa sholat istikharah disyariatkan ketika seorang Muslim menghadapi pilihan dalam perkara yang hukumnya mubah atau dibolehkan, termasuk urusan memilih pasangan hidup.

Dasar anjuran ini berasal dari hadis sahih yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah RA.

Baca juga :
Ini Bedanya Visa Haji, Umrah dan Ziarah Bagi Jamaah

Ia berkata bahwa Rasulullah SAW mengajarkan istikharah kepada para sahabat sebagaimana beliau mengajarkan satu surat dari Al-Qur`an.

Rasulullah SAW bersabda:

Baca juga :
Tips Pilih Travel Umrah Resmi agar Tidak Mudah Tertipu

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا، كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ

Artinya: "Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu `anhuma, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami sholat istikharah dalam semua urusan sebagaimana beliau mengajarkan satu surat dari Al-Qur`an." (HR. Bukhari)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa istikharah berlaku untuk berbagai urusan penting, termasuk menentukan pasangan hidup, memilih pekerjaan, membuka usaha, hingga memutuskan tempat tinggal.

Dalam Islam, memilih jodoh tidak cukup hanya mengandalkan perasaan. Rasulullah SAW justru memberikan pedoman agar seseorang mempertimbangkan agama dan akhlak calon pasangan.

Beliau bersabda:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

Artinya: "Wanita dinikahi karena empat perkara: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya engkau akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, istikharah dilakukan setelah seseorang berusaha mengenali calon pasangan, mempertimbangkan berbagai aspek, serta meminta masukan dari keluarga atau orang yang dipercaya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Sholat Istikharah Memilih Jodoh Agama Islam

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777