https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kapan Puasa Ayyamul Bidh Mei 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaannya

Agus Mughni | Kamis, 30/04/2026 08:32 WIB



Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam Ilustrasi - Kapan Puasa Ayyamul Bidh Mei 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaannya (Foto: Pexels/hello aesthe)

Jakarta, Jurnas.com - Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah (H), termasuk pertengahan bulan suci Dzulqa’dah atau Zulkaidah 1447 H yang tahun ini bertepatan dengan bulan Mei 2026 Masehi (M).

Ibadah puasa setiap pertengahan bulan dalam kalender Hijriah yang bertepatan dengan malam bulan purnama ini bukan hanya membawa keberkahan spiritual, tetapi juga manfaat fisik dan emosional. Lantas, kapan tepatnya Puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 1447 H atau Mei 2026 M?

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 1447 H atau Mei 2026 Masehi

Berdasarkan kalender 1447 H yang dirilis Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada Selasa, 19 April 2026, dan berlangsung hingga Selasa, 18 Mei 2026.

Baca juga :
5 Peristiwa Bersejarah di Bulan Zulkaidah, Termasuk Persiapan Haji Wada

Dengan demikian, jadwal Puasa Ayyamul Bidh di bulan Zulkaidah 1447 H ialah sebagai berikut. Puasa Ayyamul Bidh hari pertama jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026 (13 Zulkaidah 1447 H). Hari kedua jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026 (14 Zulkaidah 1447 H). Kemudian, hari ketiga jatuh pada Minggu, 3 Mei 2026 (15 Zulkaidah 1447 H).

Apa Itu Puasa Ayyamul Bidh?

Secara harfiah, Ayyamul Bidh berarti “hari-hari putih”. Dikutip dari berbagai sumber, nama ini mengacu pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, ketika bulan berada dalam fase purnama dan cahayanya menerangi malam.

Baca juga :
Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Zulkaidah

Dalam sejarah Islam, puasa ini juga dikaitkan dengan kisah Nabi Adam AS yang berpuasa pada hari-hari tersebut setelah diturunkan ke bumi. Dikisahkan, puasa selama tiga hari itu membuat kulit Nabi Adam yang terbakar sinar matahari kembali putih, menandai bentuk awal dari ibadah Ayyamul Bidh.

Zulkaidah, Bulan Suci yang Dimuliakan

Zulkaidah merupakan salah satu dari empat bulan suci (Asyhurul Hurum) dalam Islam, bersama dengan Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Keistimewaannya ditegaskan dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 36:

Baca juga :
Niat Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh, Simak Penjelasan hingga Hukumnya

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus…” (QS. At-Taubah: 36)

Di bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk permusuhan. Puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan di bulan Zulkaidah membawa nilai spiritual tambahan karena bertepatan dengan bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat adalah unsur penting dalam setiap ibadah. Untuk puasa Ayyamul Bidh, niat sebaiknya dilafalkan pada malam hari sebelum puasa atau sebelum terbit fajar atau sebelum masuk waktu zawal (saat matahari mulai condong ke barat).

Lafal niat puasa Ayyamul Bidh:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ
"Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala."

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi agama maupun kesehatan. Salah satunya adalah mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

"Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) mewasiatkan kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, melaksanakan shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa Ayyamul Bidh juga memberi kesempatan bagi umat Islam untuk melipatgandakan pahala. Dalam hadits qudsi, Allah SWT berfirman:
"Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dengan berpuasa, kita berkesempatan memperoleh pahala yang besar, yang akan menjadi bekal kita di hari akhir.

Selain itu, puasa Ayyamul Bidh juga dapat melatih kesabaran dari segala yang membatalkan puasa. Puasa ini juga membantu memperkuat ketakwaan, menjadikan lebih introspektif, dan semakin dekat dengan Allah SWT. Menjalankan puasa ini, dapat melatih diri untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan penuh pengendalian diri.

Selain keutamaan spiritual, puasa Ayyamul Bidh juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Puasa membantu tubuh dalam proses detoksifikasi, mengeluarkan racun yang menumpuk di dalam tubuh, serta memberi waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri.

Dengan berpuasa secara teratur, metabolisme tubuh juga meningkat, yang pada gilirannya membantu tubuh membakar lemak dengan lebih efisien. Hal ini berpengaruh positif bagi kesehatan jantung dan pengaturan berat badan.

Selain itu, puasa juga memberikan efek menenangkan bagi pikiran dan emosi, membantu menciptakan stabilitas emosional dan ketenangan batin. (*)

Wallohu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Sunah Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah Mei 2026 Amalan Zulkaidah

Terkini | Kamis, 30/04/2026 10:22 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777