https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Sanksi Kilang Minyak China usai Beli Minyak dari Iran

Mutiul Alim | Sabtu, 25/04/2026 17:38 WIB



Pemerintah Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi terhadap kilang minyak independen asal China atas tuduhan pembelian minyak Iran Korps Garda Revolusi Islam Iran mengawal kapal tanker (Foto: AFP)

Washington, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi terhadap kilang minyak independen asal China atas tuduhan pembelian minyak Iran senilai miliaran dolar.

Langkah ini diumumkan pada Jumat waktu setempat, bertepatan dengan persiapan Washington dan Teheran untuk memasuki babak baru pembicaraan damai pada akhir pekan ini, menurut laporan Reuters pada Sabtu (25/4).

Departemen Keuangan AS secara khusus menyasar Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery, yang disebut sebagai salah satu pelanggan terbesar minyak mentah dan produk petrokimia Iran.

Baca juga :
AS Sanksi Komandan RSF Sudan atas Pembantaian Keji di Darfur

Selain itu, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) juga memberlakukan sanksi terhadap sekitar 40 perusahaan pelayaran dan kapal yang beroperasi sebagai bagian dari armada bayangan Iran.

Merespons hal tersebut, Kedutaan Besar China di Washington mendesak AS untuk tidak merusak perdagangan normal, dan berhenti menyalahgunakan instrumen sanksi terhadap perusahaan China.

Baca juga :
Bantuan Qatar untuk Suriah Tertunda karena Ketidakpastian Sanksi AS

"Kami menyerukan kepada AS untuk berhenti mempolitisasi masalah perdagangan serta iptek dan menggunakannya sebagai senjata, serta berhenti menyalahgunakan berbagai jenis sanksi untuk memukul perusahaan-perusahaan China,” tegas juru bicara Kedutaan Besar China dalam sebuah pernyataan resmi.

Sanksi ini menambah daftar panjang kilang independen China yang diblokir oleh Washington, setelah sebelumnya Hebei Xinhai Chemical Group dan dua kilang lainnya di Shandong juga dijatuhi hukuman serupa tahun lalu.

Baca juga :
Putuskan Hubungan dengan Iran, AS-UEA Bahas Pencabutan Sanksi Presiden Suriah

Kebijakan tersebut terbukti menyulitkan operasional kilang yang mencakup seperempat kapasitas pemurnian minyak di China, terutama dalam penerimaan pasokan dan penjualan produk olahan di tengah lemahnya permintaan domestik.

Meski sanksi ini memblokir aset dan melarang warga AS berbisnis dengan entitas terkait, para pakar menilai efektivitasnya terbatas karena kilang independen umumnya memiliki eksposur kecil terhadap sistem keuangan AS.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sanksi AS Kilang Minyak China Produk Minyak Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777