https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jepang dan Saudi Kerja Sama Jaga Keamanan Selat Hormuz

Mutiul Alim | Kamis, 23/04/2026 16:04 WIB



Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) sepakat untuk bekerja sama mengamankan Selat Hormuz. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menghadiri KTT Dewan Kerja Sama Teluk ke-45 di kota Kuwait, Kuwait, 1 Desember 2024. Handout via REUTERS

Tokyo, Jurnas.com - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) sepakat untuk bekerja sama dalam memulihkan keamanan regional, termasuk menjamin navigasi yang aman di Selat Hormuz di tengah perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Dalam pembicaraan telepon selama 30 menit pada Kamis (23/4), PM Takaichi menekankan posisi Jepang dalam konflik Timur Tengah dan urgensi bagi Iran serta Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan damai permanen.

Dikutip dari Arab News, Takaichi menyatakan bahwa mempertahankan gencatan senjata saat ini dan deeskalasi ketegangan adalah hal yang esensial bagi stabilitas global.

Baca juga :
Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz Butuh Waktu Enam Bulan

PM Takaichi juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas kerugian manusia dan material yang dialami Arab Saudi akibat serangan Iran, serta berterima kasih atas pasokan minyak mentah yang vital bagi keamanan energi Jepang.

Lebih lanjut, PM Takaichi mengapresiasi upaya mediasi dari berbagai negara. Dia memuji Riyadh karena telah membantu warga negara Jepang meninggalkan negara-negara tetangga yang terdampak konflik dengan aman.

Baca juga :
Negosiasi Bergeser, Selat Hormuz Jadi Senjata Geopolitik Utama Iran

Di sisi lain, Putra Mahkota MBS menegaskan kembali komitmen Arab Saudi untuk menyediakan pasokan energi yang stabil bagi Jepang dan pasar global. Ia juga mendukung inisiatif yang mendorong stabilitas regional serta menjamin jalur lintasan yang aman melalui Selat Hormuz.

Selain fokus pada isu konflik, kedua pemimpin berkomitmen untuk memperdalam hubungan melalui Dewan Kemitraan Strategis. Kolaborasi ini akan diprioritaskan pada berbagai sektor, termasuk e-sports dan gim, teknologi luar angkasa dan kecerdasan artifisial, investasi strategis, dan Riyadh Expo 2030.

Baca juga :
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman

Kerja sama ini menandai upaya Jepang untuk tetap relevan secara diplomatik di Timur Tengah sekaligus mengamankan kepentingan ekonominya di tengah ketidakpastian geopolitik yang diakibatkan oleh penutupan jalur maritim utama dunia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sanae Takaichi Mohammed bin Salman Blokade Selat Hormuz Hubungan Jepang-Saudi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777