Ilustrasi - rasa mual setelah makan, kenali penyabab dan cara mengatasinya (Foto: Alodokter)
Jakarta, Jurnas.com - Rasa mual setelah makan merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan perut tidak nyaman dan keinginan untuk muntah.
Meski umumnya tidak berbahaya, mual setelah makan bisa menjadi tanda gangguan tertentu jika terjadi berulang.
Berbagai sumber medis menyebutkan bahwa penyebabnya bisa beragam, mulai dari kebiasaan makan hingga kondisi kesehatan tertentu.
Konsumsi makanan dalam porsi besar dapat membuat lambung bekerja lebih keras. Kondisi ini memicu rasa penuh berlebihan hingga menimbulkan mual.
Makanan tinggi lemak seperti gorengan atau fast food dapat memperlambat proses pencernaan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan mual setelah makan.
Gangguan seperti GERD menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, yang dapat memicu mual, nyeri dada, hingga sensasi terbakar di dada.
Reaksi tubuh terhadap makanan tertentu atau konsumsi makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan mual, muntah, hingga diare dalam waktu singkat setelah makan.
Infeksi akibat virus atau bakteri pada sistem pencernaan dapat menyebabkan mual setelah makan, disertai gejala seperti demam dan sakit perut.
Masalah seperti tukak lambung atau gastritis dapat memicu peningkatan asam lambung saat makan, sehingga menyebabkan rasa mual.
Perubahan hormon saat kehamilan atau penyakit seperti diabetes juga dapat memengaruhi sistem pencernaan dan memicu mual setelah makan.
Rabu, 22/04/2026 19:35 WIB
Selasa, 14/04/2026 21:18 WIB