https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

China Desak AS dan Israel Setop Agresi Militer di Timur Tengah

Mutiul Alim | Senin, 23/03/2026 20:50 WIB



China mendesak Amerika Serikat (AS) dan Israel menghentikan agresi militer di Timur Tengah melawan Iran, yang berlangsung sejak awal Maret lalu. Presiden China Xi Jinping (Foto via REUTERS)

Beijing, Jurnas.com - China mendesak Amerika Serikat (AS) dan Israel menghentikan agresi militer di Timur Tengah melawan Iran, yang berlangsung sejak awal Maret lalu.

Perwakilan Khusus China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, dalam sebuah pernyataan memperingatkan adanya siklus `setan` dalam perang, yang jika berkepanjangan bakal merusak pertumbuhan global dan melemahkan permintaan ekspor China.

"Orang yang mengikat lonceng harus menjadi orang yang melepaskannya," kata Zhai dikutip dari Reuters pada Senin (23/3).

Baca juga :
Tiga Kelompok Kurdi Bantah Selundupkan Amunisi AS ke Iran

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian memperingatkan bahwa penggunaan kekerasan hanya akan menyebabkan siklus setan. Dia juga menilai bahwa perang seharusnya tidak dimulai.

"Jika permusuhan terus menyebar dan meningkat, seluruh wilayah akan terjerumus ke dalam kekacauan," ujar Lin Jian.

Baca juga :
Iran Gelar Nikah Massal Pasukan Siap Mati Lawan AS-Israel

Jumat pekan lalu menandai peringatan ke-23 Perang Irak, ketika pasukan pimpinan AS menginvasi negara itu untuk menggulingkan Saddam Hussein, sebagian karena klaim bahwa pemerintahannya memiliki senjata pemusnah massal.

Meskipun rezim Saddam Hussein jatuh dengan cepat, Irak terperosok ke dalam kekacauan dan ketidakstabilan selama bertahun-tahun, dalam perang yang diperkirakan telah menewaskan lebih dari 100.000 orang.

Baca juga :
Harga Minyak Mentah RI Melonjak Jadi USD117,31 per Barel

Perang ini juga menghabiskan biaya triliunan dolar bagi AS, dan menciptakan kekosongan kekuasaan yang menyebabkan munculnya kelompok teroris Negara Islam (ISIS).

"Perang 23 tahun kemudian di Iran telah menyebabkan kerugian besar bagi rakyat Iran, dan dampak serta penyebaran konflik juga telah memengaruhi seluruh wilayah," kata Kementerian Luar Negeri China.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Siklus Setan China Perang Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777