https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Arti Setan Besar yang Disematkan Iran pada Amerika Serikat

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 01/03/2026 14:01 WIB



Amerika dipandang sebagai provokator yang merusak nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan bangsa lain demi ambisi hegemoninya di kawasan Timur Tengah. Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik didih menyusul serangan udara yang diluncurkan militer Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Agresi militer bertajuk "Operation Epic Fury" ini kian mempertegas narasi panjang Teheran yang menjuluki Washington sebagai Shaytan-e Bozorgh atau "Setan Besar".

Istilah fenomenal ini pertama kali dicetuskan oleh pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Khomeini, dalam pidatonya pada November 1979 silam. Bagi Iran, label ini merupakan sebuah definisi ideologis terhadap negara yang dianggap sebagai sumber utama imperialisme di dunia.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Khomeini menggunakan metafora "Setan" untuk menggambarkan kekuatan yang menggunakan tipu daya dan tekanan ekonomi demi memperluas pengaruh global.

Amerika dipandang sebagai provokator yang merusak nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan bangsa lain demi ambisi hegemoninya di kawasan Timur Tengah.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Dendam sejarah ini dihapuskan dengan kuat pada keterlibatan CIA dalam kudeta 1953 yang menggantikan Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh yang nasionalis.

Peristiwa itu dianggap sebagai bukti nyata bahwa Amerika Serikat tidak ragu menghancurkan demokrasi negara lain demi menjaga kepentingan minyak.

Baca juga :
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal

Selain itu, dukungan militer dan politik tanpa batas dari Washington terhadap Israel menjadi pemicu utama langgengnya narasi tersebut di Teheran.

Bagi otoritas Iran, keberadaan armada perang Amerika di Teluk Persia merupakan representasi nyata dari gangguan stabilitas yang mengancam keamanan regional.

Hingga era saat ini, retorika “Setan Besar” masih sering bergema dalam pembekuan resmi sebagai simbol perlawanan terhadap tekanan sanksi ekonomi.

Julukan ini tetap menjadi pilar identitas politik Iran dalam menegaskan posisi mereka yang menolak persetujuan pada dikte kekuatan Barat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Setan Besar Amerika Serikat Perang Iran AS

Terkini | Minggu, 14/06/2026 13:59 WIB

Terpopuler

Kamis, 11/06/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Jum'at, 12/06/2026 03:03 WIB
Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777