https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Selat Hormuz Ditutup saat Iran-AS Jalani Perundingan Nuklir

Mutiul Alim | Selasa, 17/02/2026 19:31 WIB



Amerika Serikat (AS) dan Iran menggelar putaran kedua pembicaraan mengenai program nuklir Iran pada Selasa (17/2) di Jenewa, Swiss. Selat Hormuz (Foto: REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) dan Iran menggelar putaran kedua pembicaraan mengenai program nuklir Iran pada Selasa (17/2) di Jenewa, Swiss.

Bersamaan dengan perundingan tersebut, Teheran menutup sementara Selat Hormuz selama beberapa jam untuk latihan militer tembak langsung.

Saat perundingan dimulai, media Iran melaporkan bahwa negara tersebut menembakkan rudal hidup ke arah Selat Hormuz dan menutup jalur itu sementara dengan alasan keamanan dan keselamatan maritim.

Baca juga :
Iran Utus Menlu di Putaran Kedua Perundingan Nuklir dengan AS

Ini menjadi pertama kalinya Iran menutup sebagian Selat Hormuz sejak Amerika Serikat mulai mengancam tindakan militer terhadap Iran, sebagaimana dikutip dari Associated Press.

Sehari sebelumnya, Iran juga mengumumkan latihan militer maritim di jalur perairan yang menjadi rute perdagangan internasional penting, tempat sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas.

Iran sebelumnya pernah menggelar latihan tembak langsung di Selat Hormuz beberapa pekan lalu, tetapi tanpa mengumumkan penutupan jalur.

Kantor berita semi-resmi Tasnim yang dekat dengan Garda Revolusi Iran, menyebut rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran dan sepanjang pesisirnya berhasil mengenai target di kawasan Selat Hormuz.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa negosiasi dengan AS berlangsung secara tidak langsung dan hanya akan membahas program nuklir Iran, bukan kebijakan domestik termasuk tindakan keras pemerintah terhadap demonstran bulan lalu.

Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk memaksa Iran membatasi program nuklirnya. Iran menegaskan akan membalas dengan serangan jika diserang.

Sementara itu Trump juga mengancam Iran terkait penindasan mematikan terhadap gelombang protes nasional baru-baru ini.

Putaran pertama pembicaraan pada 6 Februari digelar di Oman dan juga berlangsung secara tidak langsung. Seperti sebelumnya, pihak Iran bertemu mediator Oman secara terpisah dari delegasi Amerika.

Utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, melakukan perjalanan untuk mengikuti perundingan terbaru. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang sedang berkunjung ke Budapest, mengatakan bahwa Washington berharap dapat mencapai kesepakatan meskipun tantangannya besar.

Di saat bersamaan, Amerika Serikat juga menjadi tuan rumah pembicaraan antara utusan Rusia dan Ukraina di Jenewa, menjelang peringatan empat tahun invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Selat Hormuz ditutup Iran perundingan nuklir Iran AS latihan militer Iran Hormuz

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777