https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Teh Hijau Disebut Bisa Menurunkan Tekanan Darah, Ini Batas Konsumsi Amannya

Agus Mughni | Selasa, 23/12/2025 16:59 WIB



Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman kesehatan yang dikaitkan dengan perlindungan jantung, termasuk potensi menurunkan tekanan darah Ilustrasi teh hijau atau green tea (Foto: Pexels/Atlantic Ambience)

Jakarta, Jurnas.com - Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman kesehatan yang dikaitkan dengan perlindungan jantung, termasuk potensi menurunkan tekanan darah. Sejumlah riset menunjukkan manfaat tersebut memang ada, meski efeknya tergolong ringan dan tidak instan.

Tekanan darah tinggi terjadi ketika aliran darah memberi tekanan berlebih pada dinding pembuluh darah dalam waktu lama, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Dalam konteks inilah teh hijau menarik perhatian karena kandungan senyawa alaminya dinilai mampu membantu menjaga fungsi pembuluh darah.

Teh hijau mengandung antioksidan katekin yang membantu pembuluh darah lebih rileks dan mendukung aliran darah tetap lancar. Selain itu, senyawa ini juga berperan menekan peradangan dan stres oksidatif yang kerap dikaitkan dengan kerusakan pembuluh darah dan hipertensi.

Baca juga :
Begini Dampak Positif Sering Minum Matcha untuk Kesehatan

Sejalan dengan temuan tersebut, tinjauan penelitian terbaru menyimpulkan bahwa konsumsi teh hijau atau ekstraknya dapat menurunkan tekanan darah dalam skala kecil namun konsisten. Studi lain juga menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang rutin minum teh hijau tidak memiliki peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa teh hijau bukan pengganti obat medis untuk tekanan darah. Bahkan, konsumsi dalam jumlah sangat besar justru dalam beberapa studi dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi.

Baca juga :
6 Rutinitas Pagi yang Bisa Menstabilkan Tekanan Darah, Apa Saja?

Oleh karena itu, konsumsi teh hijau sebaiknya dilakukan secara moderat dan disertai pola hidup sehat seperti olahraga teratur dan pembatasan asupan garam. Dalam konteks ini, manfaat teh hijau lebih berperan sebagai pendukung, bukan solusi tunggal.

Di sisi lain, konsumsi berlebihan juga berpotensi menimbulkan efek samping, terutama terkait gangguan penyerapan zat besi dari makanan nabati. Efek kafein seperti jantung berdebar, gelisah, atau gangguan tidur juga bisa muncul meski kadarnya lebih rendah dibanding kopi.

Baca juga :
Teh Punya Manfaat Jangka Panjang, Asal Cara Minumnya Tepat

Selain itu, teh hijau dalam dosis tinggi dapat berinteraksi dengan sejumlah obat, khususnya obat jantung dan tekanan darah. Risiko yang lebih serius justru sering ditemukan pada konsumsi suplemen teh hijau yang bersifat lebih pekat.

Dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya, sebagian besar ahli menilai konsumsi dua hingga tiga cangkir teh hijau per hari masih tergolong aman bagi orang dewasa sehat. Namun, ibu hamil, penderita anemia, dan individu sensitif terhadap kafein disarankan membatasi asupan serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (*)

Sumber: Health

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Teh Hijau Manfaat teh Tekanan Darah Konsumsi teh Gaya Hidup Sehat

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777