https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MUI Dukung Seruan Cak Imin Taubatan Nasuha Rusak Lingkungan

Mutiul Alim | Sabtu, 06/12/2025 15:46 WIB



MUI mendukung seruan Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin agar pemerintah taubat di tengah kerusakan lingkungan. Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam momen Halaqah dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ISNU di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (Foto: Ist)

 Jakarta, Jurnas.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung seruan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, agar pemerintah dan seluruh pihak melakukan taubatan nasuha secara struktural di tengah kerusakan lingkungan.

Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid, memandang bahwa seruan ini bukan sekadar panggilan moral, melainkan refleksi atas kondisi darurat bangsa yang menunjukkan adanya kaitan nyata antara musibah di bumi dengan perbuatan manusia.

“Bencana alam memang tak terhindarkan, namun skalanya yang masif dan besarnya jumlah korban yang kita derita adalah harga mahal dari kelalaian manajerial dan struktural. Kelalaian ini terutama terletak pada pengabaian mitigasi, penegakan hukum tata ruang, dan perlindungan kawasan resapan air,” kata Zainut kepada Jurnas.com pada Sabtu (6/12).

Baca juga :
MUI Minta Ortu Aktif Awasi Perkembangan Anak di Pesantren

MUI secara spesifik menyoroti dan mendesak introspeksi total pada kementerian yang memiliki kewenangan penuh atas pengelolaan lingkungan, kehutanan, dan investasi, yaitu Kementerian Kehutanan, Kementerian Investasi/BKPM, dan Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Zainut menilai, wajar apabila kementerian ini menjadi sorotan utama karena kewenangan atas penerbitan izin investasi yang berpotensi merusak hutan, kegagalan pengelolaan hutan, hingga lemahnya pengawasan kawasan lindung. Ini merupakan faktor kausalitas utama yang mengubah potensi bencana alam menjadi tragedi massal.

Baca juga :
Cak Imin-Gus Ipul Bicara Sekolah Rakyat, Ditargetkan Capai 400 Ribu Siswa

“Sungguh tidak produktif jika para pejabat di kementerian ini malah bersikap defensif atau menolak menyadari tanggung jawabnya. Seruan taubatan nasuha harus dijadikan cambuk moral untuk introspeksi mendalam, bukan untuk direspons dengan kemarahan,” ujar dia.

Zainut menambahkan bahwa MUI menyerukan agar rasa penyesalan kolektif ini segera diubah menjadi komitmen baru yang teguh dalam menjalankan amanah dengan integritas, profesionalitas, dan mengutamakan keselamatan rakyat, demi masa depan bangsa yang lebih tangguh dan berketahanan terhadap bencana.

Baca juga :
Siswa SR di Aceh Titip Surat untuk Prabowo Lewat Cak Imin, Ini Isinya

“Sebaiknya para pejabat tidak saling lempar tanggung jawab. Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum emas untuk melakukan pertobatan manajerial dan struktural secara kolektif,” kata dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cak Imin Abdul Muhaimin Iskandar Kerusakan Lingkungan Zainut Tauhid Taubatan Nasuha

Olahraga

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777