https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menko Muhaimin Siapkan Lulusan SMK Ikuti Program SMK Go Global

Agus Mughni | Rabu, 03/12/2025 18:58 WIB



Lulusan-lulusan SMK yang masih menganggur, punya kemauan bekerja ke luar negeri, kita upgrade, kita upskill, kita persiapkan Menko PM A. Muhaimin Iskandar ketika mengunjungi SMK 5 Makassar dalam rangkaian Workshop SMK Go Global di Makassar, Rabu (Foto: Ist/Kemenko PM)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menyatakan SMK 5 Makassar layak menjadi contoh bagi sekolah lain sebagai lembaga pendidikan vokasi yang menghasilkan lulusan terampil dan sesuai kebutuhan industri.

Menko Muhaimin menjelaskan lulusan SMK 5 Makassar dapat menunjang percepatan pelaksanaan program SMK Go Global yang akan mengirimkan lulusan SMK terampil bekerja di luar negeri.

Hal tersebut Ia sampaikan ketika mengunjungi SMK 5 Makassar dalam rangkaian Workshop SMK Go Global di Makassar, Rabu (3/12/2025).

Baca juga :
Menko PM Sebut Koperasi Desa Instrumen Penting Berdayakan Masyarakat Desa

“Saya meyakini SMK 5 ini bisa menjadi contoh yang cepat untuk mempersiapkan SMK Go Global,” kata Menko Muhaimin.

“Lulusan-lulusan SMK yang masih menganggur, punya kemauan bekerja ke luar negeri, kita upgrade, kita upskill, kita persiapkan melalui Kementerian P2MI supaya bekerja di luar negeri. Targetnya, Tahun depan 500 ribu orang anak yang bisa kita berangkatkan,” sambungnya.

Baca juga :
Kemenko PM Luncurkan Program Perintis Berdaya Connect untuk Perkuat UMKM

Lebih jauh, selain keterampilan kerja, Menko Muhaimin mengingatkan siswa dan lulusan SMK 5 harus menguasai bahasa asing sebagai persiapan mengikuti program SMK Go Global.

Menko Muhaimin juga menginstruksikan kepada seluruh SMK untuk mengajarkan bahasa asing sejak semester pertama kepada para siswa yang ingin berkarir di luar negeri.

Baca juga :
Menko PM Dorong UMKM dan Ekraf Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem

“Tidak sulit kalau selama 5-3 tahun sekolah dicicil untuk mengejar kompetensi bahasa, apakah Jepang, Inggris, Arab, dan bahasa lainnya. Karena apa? bahasa itu menjadi syarat utama untuk persiapan berangkat keluar negeri,” tutur dia.

Di sisi lain, Menko Muhaimin berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas pembelajaran vokasional di SMK 5 dengan mengkoordinasikan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait.

Menko PM menegaskan alat-alat pembelajaran yang mutakhir penting untuk memastikan lulusan SMK sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Maka akan saya koordinasikan dengan Mendikdasmen, kemudian Menteri Bappenas, Juga Kementerian Keuangan agar sekolah SMK ini dinaikkan seluruh kapasitas teknologi untuk pendidikannya,” tuturnya.

Adapun program SMK Go Global adalah salah satu kebijakan stimulus ekonomi yang digagas Kemenko PM dan telah disetujui Presiden Prabowo Subianto.

Program ini berupa pemberian pelatihan serta sertifikasi keterampilan bahasa kepada lulusan SMK untuk ditempatkan bekerja di luar negeri.

Sebanyak 500 orang lulusan SMK terampil ditargetkan dikirimkan ke luar negeri pada 2025. Pada 2026 target lulusan SMK terampil yang dikirimkan ke luar negeri sebanyak 1 juta.

Program ini juga menjadi upaya untuk mengurangi angka pengangguran lulusan SMK di Indonesia. BPS mencatat sebanyak 1,6 juta lulusan SMK belum memiliki pekerjaan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko PM A. Muhaimin Iskandar Lulusan SMK Kerja Luar Negeri SMK Go GLobal

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777