https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Cantiknya Aurora di Kutub Bumi, Bagaimana Proses Terbentuknya?

Mutiul Alim | Sabtu, 08/11/2025 14:10 WIB



Aurora terjadi ketika partikel bermuatan dari Matahari terutama elektron dan proton memasuki atmosfer Bumi melalui kutub utara dan selatan. Penampalan aurora di kutub Bumo (Foto: Thomas Lipke/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Jika kamu pernah melihat langit di wilayah kutub, mungkin pernah menyaksikan tarian cahaya berwarna hijau, ungu, dan merah muda. Fenomena ini disebut aurora, dan ia adalah salah satu keajaiban paling memesona di Bumi.

Aurora terjadi ketika partikel bermuatan dari Matahari terutama elektron dan proton memasuki atmosfer Bumi melalui kutub utara dan selatan. Partikel ini bertabrakan dengan gas di atmosfer, memancarkan cahaya berwarna-warni yang menari di langit malam.

Menurut NASA, aurora muncul di ketinggian antara 100 hingga 400 kilometer di atas permukaan Bumi. Warna yang muncul tergantung pada jenis gas yang disinari:. Oksigen memancarkan warna hijau dan merah, sedangkan nitrogen menghasilkan biru atau ungu.

Baca juga :
Ekuinoks, Maret 2026 Bakal Jadi Momentum Aurora Terbaik Sedekade Terakhir

Fenomena ini terjadi karena Bumi memiliki medan magnetik yang kuat. Medan itu mengarahkan partikel surya ke kutub, sehingga aurora biasanya hanya terlihat di daerah seperti Norwegia, Alaska, Kanada, Finlandia, dan Antartika.

Ketika aktivitas Matahari meningkat, misalnya saat terjadi badai geomagnetik, aurora bisa muncul lebih terang bahkan hingga ke wilayah lintang sedang. Ini sebabnya aurora terkadang bisa dilihat dari negara seperti Skotlandia atau Rusia.

Baca juga :
Amalan Sunnah Saat Gerhana Bulan, Yuk Amalkan

Selain indah, aurora juga bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Dari pola aurora, ilmuwan dapat mengetahui kekuatan badai matahari, yang penting untuk melindungi satelit dan jaringan listrik di Bumi.

Di masa depan, peneliti berharap bisa memprediksi kemunculan aurora seakurat ramalan cuaca. Dengan begitu, wisatawan dapat merencanakan perjalanan khusus untuk berburu aurora di waktu terbaik.

Baca juga :
Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Alasan Ilmiahnya
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

aurora adalah aurora borealis aurora australis fenomena alam cahaya kutub medan magnet bumi

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777