https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Tradisi Rambu Solo yang Bikin Pandji Kena Somasi

Mutiul Alim | Rabu, 05/11/2025 12:44 WIB



Komika Pandji Prajiwaksono (Foto: Instagram)

Jakarta, Jurnas.com - Nama komika Pandji Pragiwaksono kembali ramai diperbincangkan usai pernyataannya tentang tradisi Rambu Solo dianggap menyinggung masyarakat Toraja.

Tak lama kemudian, pihak adat melayangkan somasi terhadap komedian dan pembicara tersebut. Meski Pandji akhir meminta maaf dan mengklarifikasi ucapannya, apa sebenarnya makna di balik tradisi Rambu Solo?

Rambu Solo adalah upacara adat kematian masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan. Tradisi ini bukan sekadar prosesi pemakaman, melainkan bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal.

Baca juga :
Mengenal Ragam Wayang Indonesia, Warisan Budaya yang Terus Hidup

Dalam kepercayaan Toraja, upacara tersebut menjadi jalan bagi arwah menuju alam para leluhur. Ritual ini sering berlangsung selama beberapa hari, dengan rangkaian kegiatan seperti persembahan hewan kurban, nyanyian adat, hingga tarian ritual.

Kerbau menjadi simbol penting dalam Rambu Solo karena diyakini dapat mengantarkan roh almarhum ke alam baka. Tak heran jika jumlah kerbau yang dikorbankan menjadi simbol status sosial keluarga yang berduka.

Baca juga :
Indonesia-India Resmi Teken Program Pertukaran Budaya 2025-2028

Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai tradisi ini terlalu mahal dan berpotensi menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga. Pandji melalui kontennya mencoba menyoroti hal ini. Namun, penyampaiannya dianggap tidak sensitif terhadap nilai-nilai budaya setempat, sehingga memicu reaksi keras.

Meski begitu, banyak pihak menganggap kejadian ini sebagai pembelajaran penting tentang cara berdiskusi soal budaya tanpa menyinggung keyakinan masyarakat adat. Sebab, tradisi bukan hanya soal ritual, tapi juga identitas dan warisan leluhur.

Baca juga :
Pemerintah Diminta Perhatikan Masalah UMKM Fesyen

Rambu Solo sendiri telah diakui sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Upacara ini menunjukkan betapa masyarakat Toraja memiliki pandangan mendalam terhadap kehidupan dan kematian. Nilai gotong royong dan kebersamaan juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan upacara.

Kini, di era modern, sebagian masyarakat Toraja mencoba menyesuaikan pelaksanaan Rambu Solo agar lebih sederhana tanpa kehilangan makna spiritualnya. Adaptasi ini menjadi jalan tengah antara mempertahankan warisan dan menyesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Rambu Solo tradisi Toraja Pandji somasi budaya Indonesia

Terpopuler

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777